Pendidikan

Kota Semarang Siapkan Dewan Hakim Profesional untuk MTQ 2025

×

Kota Semarang Siapkan Dewan Hakim Profesional untuk MTQ 2025

Sebarkan artikel ini
Kota Semarang Siapkan Dewan Hakim Profesional untuk MTQ 2025
Pj Sekda Kota Semarang Budi Prakosa membuka pelatihan Dewan hakim Jepang MTQ 2025. (Doc. Humas)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam upaya menjaga kualitas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Semarang menggelar Pelatihan Dewan Hakim MTQ di Hotel Candi Indah Semarang.

Kegiatan ini menjadi langkah awal Kota Semarang dalam menghadapi MTQ tingkat kota yang rencananya berlangsung pada 28-29 November 2025.

Peserta pelatihan berasal dari pengurus LPTQ Kota Semarang serta perwakilan LPTQ kecamatan se-Kota Semarang. Pembukaan acara langsung oleh Pj Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa yang juga Ketua Umum LPTQ Kota Semarang.

Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang, Labib, mengatakan pelatihan ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh dewan hakim agar proses penilaian berjalan objektif dan profesional.

“Kami ingin agar yang menjadi juara MTQ benar-benar peserta terbaik, bukan karena faktor subjektivitas,” ujarnya, Kamis, 6 November 2025.

Labib menambahkan, kualitas dewan hakim menjadi kunci utama dalam menghasilkan qari dan qariah berprestasi. Oleh sebab itu, seluruh peserta mendapat bekal pemahaman mendalam mengenai aspek penilaian dan materi lomba.

BACA JUGA: Kota Semarang Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ Ke 30 Tingkat Jawa Tengah

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Semarang, Muhammad Ahsan, menegaskan pentingnya kompetensi teknis bagi dewan hakim, baik dalam penguasaan materi tilawah maupun kemampuan penilaian. Pemerintah Kota Semarang, katanya, memberikan dukungan penuh terhadap langkah LPTQ dalam meningkatkan kualitas MTQ.

“Kami mendorong agar LPTQ Kota dan kecamatan semakin solid. Target kita adalah mempertahankan gelar juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya optimis.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa, menekankan pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab moral sebagai dewan hakim.

“Hakim MTQ tidak hanya bertanggung jawab kepada panitia, tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu, setiap keputusan harus lahir dari kejujuran dan profesionalitas,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas inovasi LPTQ dalam meningkatkan mutu pelaksanaan MTQ. Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memberikan dukungan penuh. Baik melalui pendanaan, fasilitas, maupun sarana prasarana, terutama menjelang MTQ tingkat Provinsi dan Nasional yang rencananya akan berlangsung di Kota Semarang.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibagi menjadi tiga kelompok sesuai bidangnya, yaitu Tilawah, Tahfidz, dan Tartil. Kegiatan berlangsung interaktif dengan bimbingan langsung dari para ahli dan praktisi MTQ berpengalaman.

Salah satu peserta, Ismaisaroh, mengaku antusias mengikuti pelatihan ini. “Kegiatan seperti ini penting agar dewan hakim bisa menjalankan tugas secara profesional. Semoga pelatihan seperti ini lebih sering diadakan agar hasil MTQ Kota Semarang semakin berkualitas,” harapnya.

Dengan pelatihan ini, LPTQ Kota Semarang berharap para dewan hakim memiliki bekal yang cukup untuk menghasilkan peserta terbaik dan membawa Kota Semarang kembali meraih gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah seperti tahun sebelumnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp