Ekbis

Kunjungi Pameran BISAFEST, Mbak Agustin Larisi Dagangan Pelaku Ekraf di Taman Rejosari Semarang

×

Kunjungi Pameran BISAFEST, Mbak Agustin Larisi Dagangan Pelaku Ekraf di Taman Rejosari Semarang

Sebarkan artikel ini
Mbak Agustin Agustina Semarang
Wakil Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Calon Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti alias Mbak Agustin (dua dari kanan), menghadiri BISAFEST di Taman Rejosari, Kelurahan Rejosari, Semarang Timur, Kota Semarang, Minggu, 8 September 2024. (Foto: Dok. Pribadi)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi DPR RI kembali menggelar BISAFEST. Kali ini, kegiatan itu mengambil tema “Gelar Ragam Produk Kreatif Nusantara” dan berlangsung di Taman Rejosari, Kelurahan Rejosari, Semarang Timur, Kota Semarang, Minggu, 8 September 2024.

Puluhan pelaku UMKM dari berbagai wilayah yang ada di Kota Semarang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka pun menjual produk dagangannya di pameran UMKM yang mengitari area kegiatan.

Acara inisiasi Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng Pramestuti alias Mbak Agustin, itu berlangsung meriah.

BACA JUGA: Daftar KPU Kota Semarang, Agustina–Iswar Optimis Menang: Kita Sendirian? Bocahe Dewe Kabeh

Bahkan, Mbak Agustin yang juga merupakan Calon Wali Kota Semarang itu di sela kegiatan memborong barang dagangan para pelaku UMKM.

Semua stan UMKM yang ada di pameran tersebut pun Mbak Agustin kunjungi. Kemudian, barang dagangan mereka ia borong. Hal itu tentunya membuat para pelaku UMKM senang.

Pesan Mbak Agustin kepada para pelaku UMKM di Kota Semarang

Dalam sambutannya, Agustin meminta para pelaku UMKM di Kota Semarang untuk bisa mempertahankan kualitas produk unggulannya.

“Sustain yang penting dan jangan berhenti produksi. Mudah-mudahan saya dapat nomor-nomor kontak dari pelaku ekonomi kreatif sehingga saat saya [kalau] butuh apa-apa bisa langsung pesan,” pesannya.

Agustin mengungkap, tantangan yang para pelaku UMKM hadapi yaitu mencari siapa pembeli produknya.

“Ini kelihatannya ibu-ibu [pelaku Ekraf] diorder 2-3 hari diminta untuk ikut pameran langsung cepat. Tantangannya adalah siapa yang akan membeli,” ujar Agustin.

“Nah, kalau sudah dapat pembeli, apakah ibu-ibu ini bisa sustain itu adalah tugas pemerintah kota untuk melakukan pelatihan terus-menerus. Jadi, mendatangkan pelanggan dan membuat ibu-ibu ini tetap semangat untuk memproduksi, jangan sampai ada pelanggan yang datang barangnya tidak ada,” beber Mbak Agustin.

BACA JUGA: Pilwalkot 2024, Agustina–Iswar Dapat Dukungan Alim Ulama Kota Semarang

Salah satu pelaku Ekraf yang barang produksinya Mbak Agustin larisi yakni Yeyen. Pemilik Yeyen Art itu membuat baju batik dan lukisan menggunakan bahan-bahan pewarna alami.

Yeyen mengaku senang barang dagangannya Mbak Agustin borong. Ia pun berharap, banyak pejabat publik yang mencontoh langkah Agustin dengan melarisi dagangan para pelaku Ekraf.

“Bagus seperti itu, kalau bisa dari pejabat bisa membeli produk UMKM biar laris,” kata Yeyen.

Yeyen menginginkan Kota Semarang sering mengadakan event pameran untuk pelaku Ekraf.

“Sering-sering saja adakan event seperti ini, biar dagangan kami bisa tampil dan laku,” imbuhnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp