SEMARANG, beritajateng.tv- Pada lanjutan pekan ke-17 BRI Super League musim 2025/2026, PSIM Yogyakarta tampil menonjol saat menghadapi Madura United.
Laskar Mataram tersebut menunjukkan mental juaranya selama di lapangan pertandingan.
Awal pertandingan dimulai, PSIM langsung melakukan serangan terhadap tim lawan yaitu Madura United.
PSIM bermain agresif dengan tekanan tinggi, sedangkan tim lawan tampak merasa kesulitan dalam mengembangkan permainan mereka.
BACA JUGA: Gol Cepat dan Tekanan Akhir, Persebaya Amankan Kemenangan atas Malut United
Serangan dengan intensitas tinggi oleh PSIM ini, mampu membuat jalannya laga pertandingan sepenuhnya berada dalam kendali tuan rumah.
Kemenangan Jaga Posisi PSIM di Klasemen
Tambahan tiga poin membuat PSIM Yogyakarta tetap bertahan di posisi keenam klasemen sementara BRI Super League.
Walau masih terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen Borneo FC, hasil ini menjaga asa PSIM untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar juara.
Namun demikian, PSIM harus tetap bersikap realistis. Karena persaingan di papan atas masih sangat ketat dan membutuhkan konsistensi bermain hingga akhir kompetisi. Setiap pertandingan ke depan akan menjadi penentu langkah Laskar Mataram.
Dominasi PSIM dan Gol Penentu Kemenangan
Gol pembuka berhasil lahir oleh tim PSIM lewat gol cantik Nermin Heljita, ia yang berhasil memaksimalkan peluang di depan gawang.
Dengan terciptanya gol tersebut, semakin menambah kepercayaan diri para pemain PSIM untuk terus menekan pertahanan Madura United.
Selanjutnya, Franco Ramos menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan celah di lini belakang lawan.
PSIM terus menjaga tempo permainan dan tidak memberi ruang bagi tim lawan untuk bangkit.
BACA JUGA: Big Match Pekan ke-17! Madura United Hadapi PSIM Yogyakarta
Kemenangan PSIM semakin nyata dan sempurna setelah Fahreza Sudin berhasil mencetak gol ketiga.
Gol penutup tersebut memastikan dominasi PSIM sepanjang permainan dan mengunci skor akhir menjadi 3-0.
Konsistensi Jadi Kunci Laskar Mataram
Kemenangan besar ini berhasil menegaskan kekuatan PSIM di semua lini. Namun, Laskar Mataram tidak boleh lengah.
Mereka tetap harus menjaga fokus dan kebugaran pemain agar tetap tampil stabil hingga akhir musim.
Jika PSIM mampu mempertahankan konsistensi permainan, peluang untuk terus menekan tim papan atas akan tetap terbuka.
Sebaliknya, penurunan performa dapat membuat posisi mereka terancam keluar dari persaingan.(*)





