PURWOKERTO, beritajateng.tv – Tren harga emas yang terus menanjak membuat minat masyarakat terhadap investasi logam mulia semakin tinggi.
Melihat antusiasme tersebut, PT Pegadaian Area Purwokerto menghadirkan kemudahan baru bagi masyarakat untuk memiliki dan menabung emas melalui platform digital Tring!.
Melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, masyarakat kini bisa mengakses berbagai layanan emas secara praktis. Mulai dari cicil emas batangan, tabungan emas digital, hingga jual beli emas yang seluruh kepemilikannya tercatat secara elektronik dan di dukung 100 persen emas fisik sebagai underlying asset.
Sebagai upaya memperkenalkan layanan ini lebih luas, PT Pegadaian Area Purwokerto menggelar Festival Tring! Pegadaian Area Purwokerto di Rita Supermall Purwokerto. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Januari 2026.
Festival ini menyasar masyarakat Banyumas dan wilayah sekitarnya yang mulai tertarik pada investasi emas berbasis digital.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Purwokerto, Yuly Arsianty, mengatakan festival ini menjadi bagian dari strategi Pegadaian untuk membangun ekosistem emas yang lebih inklusif dan mudah masyarakat jangkau.
“Festival Tring! ini merupakan kelanjutan dari peluncuran perdana aplikasi Tring! by Pegadaian pada November 2025 lalu. Aplikasi ini merupakan pembaruan dari Pegadaian Digital yang kini tampil lebih fresh, lebih user friendly, dan fiturnya semakin lengkap,” ujar Yuly di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, Tring! by Pegadaian dirancang sebagai pusat layanan emas digital.
Masyarakat dapat membeli emas batangan secara cicilan melalui fitur Cicil Emas dengan tenor 3 hingga 36 bulan. Menabung emas mulai dari nominal kecil melalui Tabungan Emas, hingga memanfaatkan layanan Deposito Emas dan Gadai Tabungan Emas.
BACA JUGA: Pegadaian Umumkan Pengundian Badai Emas Periode II Tahun 2025
“Investasi emas sekarang tidak harus mahal dan rumit. Di Tring!, masyarakat bisa mulai dari Rp10.000 saja. Semua prosesnya transparan, aman, dan bisa dilakukan kapan pun melalui aplikasi,” kata Yuly.
Menurutnya, digitalisasi layanan ini menjadi langkah penting agar masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi bisa mengakses investasi emas secara adil dan mudah.
“Kami ingin membuktikan bahwa investasi emas itu tidak eksklusif. Semua orang bisa memulai, sesuai kemampuan masing-masing. Tring! by Pegadaian hadir untuk menjembatani itu,” tambahnya.
Tak hanya menghadirkan layanan finansial, Festival Tring! juga di kemas sebagai ruang hiburan keluarga.
Beragam kegiatan untuk menarik minat pengunjung, mulai dari audisi lengger bersama Komunitas Lengger Bicara, games interaktif, noraebang atau karaoke Korea, sing a long lagu viral TikTok, Fragmen Tari Jagabayan, hingga talkshow perencanaan keuangan.
“Festival ini kami buat bukan hanya soal transaksi, tapi juga edukasi dan pengalaman. Kami ingin masyarakat datang, menikmati acaranya, belajar soal investasi, lalu pulang dengan wawasan baru tentang pengelolaan keuangan,” jelas Yuly.
Puluhan doorprize juga disiapkan untuk pengunjung yang mengikuti rangkaian acara. Masyarakat dapat langsung mendatangi booth Tring!. Pegadaian di area mall tanpa di pungut biaya untuk mengikuti seluruh kegiatan.
Melalui festival ini, Pegadaian berharap budaya menabung dan investasi emas bisa semakin tumbuh di tengah masyarakat Banyumas. Sekaligus mendorong literasi keuangan digital yang lebih kuat dan berkelanjutan. (*)
Editor: Elly Amaliyah





