“Adanya paving block dan bio briket dari enceng gondok ini suatu kreativitas yang patut kita syukuri. Saya harap kalau bisa lebih banyak menggunakan material enceng gondok, itu akan lebih bagus,” ujar Gubernur Luthfi.
Wakil Rektor UNS, Irwan Trinugroho, juga menekankan potensi besar enceng gondok di Rawa Pening sebagai bahan baku bio briket yang bisa dimanfaatkan secara luas.
Dengan dukungan alat pengolahan pemberian CSR Bank Jateng, masyarakat memiliki peluang untuk meningkatkan ekonomi melalui pemanfaatan enceng gondok.
Irwan juga mengungkapkan bahwa nantinya Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UNS ini akan bersifat tematik.
BACA JUGA: Gandeng Bank Jateng, OJK Gelar Kick Off Bulan Literasi Keuangan di Karanganyar
“KKN yang mahasiswa lakukan di Kabupaten Semarang nantinya salah satunya akan terwujud dalam bentuk pendampingan masyarakat. Khususnya dalam mengolah enceng gondok menjadi bio briket dan paving block dengan menggunakan alat pengolah tersebut,” ungkapnya
Saat ini, alat yang pemberian masih berjalan dalam skala rumah tangga. Namun, jika proses produksi dapat meningkat secara massal, bio briket dari enceng gondok bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat sekitar Rawa Pening.
Selain ramah lingkungan, bahan baku yang tersedia melimpah membuat produk ini lebih ekonomis ketimbang alternatif lainnya.
Program CSR Bank Jateng
Program CSR Bank Jateng ini menunjukan bahwa dukungan dunia perbankan tidak hanya terbatas pada layanan keuangan. Tetapi, juga berperan aktif dalam menciptakan solusi inovatif bagi masyarakat dan lingkungan.
Dengan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan sektor perbankan, pengolahan enceng gondok di Rawa Pening harapannya semakin berkembang. Pun memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga setempat.
Sementara itu, Danau Rawa Pening di Kabupaten Semarang terproyeksikan masuk dalam salah satu bagian aglomerasi wisata. Rawa Pening pun berdampingan dengan Candi Borobudur dan Kopeng.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan siap mendukung Gubernur Ahmad Luthfi yang akan membuat aglomerasi wisata Rawa Pening, Kopeng, dan Borobudur.
BACA JUGA: Bank Jateng Kukuhkan 7 Duta Literasi Keuangan, Dorong Edukasi Finansial





