“Mudik gratis sudah siapkan 340 bus dan 7 kereta gratis dari Bandung maupun dari Jakarta. Syaratnya seperti apa? Cukup syaratnya ada apa iku jenenge aplikasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Luthfi juga mengingatkan pemudik untuk mewaspadai sejumlah daerah rawan bencana selama perjalanan mudik.
Ia menyebut wilayah eks-Karesidenan Pekalongan hingga beberapa daerah di wilayah selatan Jawa Tengah masuk kategori rawan longsor.
BACA JUGA: Lubang Besar di Jalan dr Wahidin Jatingaleh, Ini Penyebab dan Langkah DPU
“Satu, ada rawan longsor; dua, rawan banjir; tiga, rawan rob. Rawan longsor itu adalah eks Karesidenan Pekalongan dan eks Karesidenan di Banyumas, Purbalingga, kemudian Cilacap, kemudian Banjarnegara, kemudian Brebes, kemudian Pemalang, Tegal,” jelasnya.
Sementara itu, wilayah di kawasan Muria seperti Pati, Rembang, Kudus, dan Jepara disebut rawan banjir saat musim hujan.
“Rawan banjir eks wilayah Muria, mulai Pati, kemudian Rembang, kemudian Kudus, Jepara, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Kendati begitu, Luthfi menyebut seluruh bupati dan wali kota telah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana untuk mengantisipasi gangguan selama arus mudik.
Luthfi Minta Warga Jateng Tidak Panic Buying soal BBM dan Gas
Terkait kebutuhan energi, Luthfi memastikan stok gas dan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Tengah dalam kondisi aman menjelang Lebaran. Ia meminta masyarakat tidak membeli gas secara berlebihan agar distribusi tetap merata.
“Gas cukup dan ya gas cukup tadi sudah disampaikan dari Pertamina. Prinsip saya ingatkan masyarakat untuk tidak terjadi panic buying. Enggak usah latah, enggak usah opo yo kemrungsung. Engko tanggane kurang tuku loro, tuku siji, semuanya kebagian,” kata Luthfi.
Pemprov Jawa Tengah bersama Satgas Pangan, kata Luthfi, akan terus melakukan pengawasan distribusi bahan pokok penting, termasuk gas elpiji. Selain itu, stok BBM juga dipastikan aman untuk beberapa waktu ke depan.
“Stok BBM sangat cukup. Kemarin Gus Yasin juga sudah ngecek di lapangan. Kemudian tadi perwakilan Pertamina juga menyampaikan stok cukup untuk 2 bulan ke depan,” pungkasnya.





