JAKARTA, beritajateng.tv – Hasan Nasbi, pendiri Cyrus Network dan seorang konsultan politik, telah mengambil keputusan untuk dukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden 2024. Keputusan ini menandai perubahan besar dalam pandangan politik Hasan Nasbi, yang sebelumnya mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak tahun 2012.
Hasan Nasbi berbagi cerita mengenai keputusannya ini melalui saluran YouTube pribadinya pada Selasa, 19 September 2023. Ia menceritakan pertemuan pertamanya dengan Prabowo sebelum akhirnya memutuskan mendukung mantan menteri pertahanan itu.
Pada bulan Februari 2023, Hasan Nasbi menerima telepon dari seorang ajudan Prabowo yang sebelumnya pernah menjadi ajudan Jokowi. Pertemuan tersebut diatur, dan Hasan Nasbi dan Prabowo bertemu selama sekitar 2,5 jam.
Dalam pertemuan tersebut, Hasan Nasbi mengajukan pertanyaan dan berbicara tentang pandangannya terhadap Prabowo. Ia bahkan membahas isu penculikan yang terjadi pada era Orde Baru.
“Dalam akhir pertemuan tersebut, saya mengungkapkan kepada Pak Prabowo bahwa saya merasakan dia adalah Prabowo yang berbeda dari yang saya kira. Saya sudah mempersiapkan diri bahwa jika saya mengajukan pertanyaan tertentu, Prabowo akan merasa tersinggung dan marah. Namun, selama pertemuan tersebut, nada suaranya tetap tenang, dan dia tidak mengeluarkan kemarahan seperti yang saya duga,” ungkap Hasan Nasbi.
BACA JUGA: Jokowi Sampai Angkat Bicara, Begini Awal Mula Isu Capres Cekik dan Tampar Wamen, Benarkah Prabowo?
Hubungan antara Prabowo dan Hasan Nasbi terus berkembang, dan Hasan Nasbi bahkan menerima hadiah Lebaran dari Prabowo yang dikirim oleh seorang ajudan berpangkat mayor. Kejadian ini semakin mempengaruhi pandangan Hasan Nasbi terhadap Prabowo.
“Situasi ini sungguh di luar dugaan saya dan tidak sesuai dengan gambaran Prabowo yang telah ada dalam pikiran saya,” tambahnya.
Hasan Nasbi juga berbicara tentang pertemuan Prabowo dengan para jenderal yang terlibat dalam pemecatan Prabowo dari dinas TNI. Ia mencatat bahwa Prabowo tidak membenci para jenderal tersebut dan bahkan melakukan rekonsiliasi.
“Pandangan saya tentang Pak Prabowo mulai berubah perlahan-lahan, termasuk pandangan saya tentang sifatnya yang sering kali marah-marah,” kata Hasan Nasbi.
Hasan Nasbi temui Jokowi demi nyatakan dukung Prabowo
Setelah pertemuan dengan Prabowo, Hasan Nasbi bertemu dengan Presiden Jokowi pada pertengahan tahun 2023. Pertemuan tersebut terkait dengan pertemuan sebelumnya antara Hasan Nasbi dan Prabowo.
“Hasilnya, saya akhirnya memutuskan untuk mendatangi Pak Jokowi dan menyatakan niat saya untuk membantu Pak Prabowo. Saya memiliki riwayat panjang dalam mendukung Pak Jokowi sejak Pilgub DKI Jakarta 2012. Saya meminta izin kepada Pak Jokowi, dan beliau merespons positif atas dukungan saya kepada Prabowo,” ungkap Hasan Nasbi.
Pada akhirnya, Hasan Nasbi memutuskan untuk secara terbuka mendukung Prabowo dalam pemilihan presiden 2024.
“Meskipun saya seorang konsultan politik, hari ini saya dengan tulus mendukung Prabowo, baik dengan kontrak maupun tanpa kontrak,” tegas Hasan Nasbi.
Menurut Prabowo, Indonesia memerlukan pemimpin yang memahami kondisi global dan memiliki visi untuk mendorong negara menuju industrialisasi dalam beberapa tahun mendatang. Prabowo pun ia yakini memiliki kapasitas untuk mencapai tujuan ini.
“Oleh karena itu, saya memutuskan bahwa gagasan dan cita-cita ini memiliki peluang terbesar untuk diwujudkan oleh Prabowo Subianto,” imbuhnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi




