Pasalnya, biaya per anak per tahunnya adalah Rp 1,2 juta untuk TK, Rp 1,5 juta untuk SD, dan Rp 1,8 juta untuk SMP.
“Misal yang SD Rp 1,5 juta per anak per tahun, itu berati sebulannya hanya sekitar Rp 110 ribu, cukup tidaknya relatif,” ucapnya.
“Itu untuk operasional sekolah, untuk gaji guru, memang mepet, tapi APBD baru segitu,” sambung Bambang.
BACA JUGA: Gegara Jumlah Pendaftar Membludak, Sekolah Swasta Bakal Masuk Sistem PPDB Tahun Depan, Emang Bisa?
Meski begitu, ia berharap program sekolah swasta gratis dapat menjadi alternatif warga Semarang yang belum lolos di sekolah negeri. Dengan demikian, tak ada anak putus sekolah khususnya karena keterbatasan biaya. (*)
Editor: Farah Nazila





