Zulhas mengaku pihaknya terkesan dengan keterlibatan TNI, mulai dari Babinsa hingga pimpinan wilayah, dalam percepatan realisasi Kopdes Merah Putih.
“Tadi saya dengan Dandim sana, Danrem. Di sini dengan Dandim Kota Semarang dan Pangdam. Saya sungguh memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI kita, khususnya Babinsa yang telah bekerja keras membantu mewujudkan Kopdes ini,” ujarnya.
Ia mengklaim, dalam waktu yang relatif singkat, jumlah Kopdes Merah Putih yang hampir rampung sudah mencapai puluhan ribu unit.
“Saya tidak menyangka, tidak mengira, dalam tempo sangat singkat hampir tiga bulan sudah hampir puluhan ribu yang hampir jadi,” katanya.
Zulhas menargetkan peluncuran besar-besaran Kopdes Merah Putih akan berlangsung dalam waktu dekat. Ia menegaskan, percepatan Kopdes Merah Putih penting untuk mendukung rantai pasok pangan nasional, termasuk bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Mudah-mudahan Maret dan April ini sudah bisa kita launching 20 ribu sampai 30 ribu Kopdes yang sudah jadi. Sudah ada isinya, sudah ada kendaraannya, sudah lengkap dan bisa beroperasi. Kopdes ini memang harus dipercepat untuk mendukung supplier-nya nanti ke SPPG,” kata dia.
Zulhas Bantah Pemotongan Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih
Usai peresmian berlangsung, Zulhas turut menanggapi keluhan sejumlah perhimpunan desa yang menyebut dana desa terpotong akibat program Kopdes Merah Putih.
“Mengeluh kepada siapa?” jawab Zulkifli Hasan saat ditanya soal isu tersebut.
BACA JUGA: Kendala Bantuan Modal dari Pusat, Rencana Bupati Brebes Gunakan Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih
Saat ditegaskan bahwa keluhan muncul karena program desa dinilai tidak terakomodasi, ia membantah adanya pemotongan dana desa.
“Tidak ada yang dipotong. Pindah jadinya kayak gini,” ujarnya sambil menunjuk bangunan Kopdes.
Menurutnya, dana desa yang digunakan justru berwujud aset dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan langsung oleh desa.
“Dana desanya hilang atau jadi ada barangnya? Tuh, jadi ada barangnya, bagus banget tuh,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





