Nasional

Menteri P2MI Sebut TKI di Kamboja, Laos, Myanmar Ilegal: Pakai Visa Turis, Sering Lolos Autogate Imigrasi

×

Menteri P2MI Sebut TKI di Kamboja, Laos, Myanmar Ilegal: Pakai Visa Turis, Sering Lolos Autogate Imigrasi

Sebarkan artikel ini
Menteri P2MI
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, usai menghadiri Talkshow Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Gedung Prof. Soedarto, Kota Semarang, Kamis, 26 Juni 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Kalau di Myanmar, Laos pasti masalah karena Myanmar itu daerah konflik. Yang bekerja di tempat konflik, di tempat pemberontakan Myawaddy. Nah, di sini mereka berangkatnya lewat Thailand pakai visa ziarah, visa turis,” jelas Karding.

BACA JUGA: Dukung Mahasiswanya Kerja ke Luar Negeri, Undip dan KP2MI Bangun Migrant Center di Sekolah Vokasi

Tak bisa berbuat banyak, Karding: WNI pergi dengan visa turis, lolos di autogate imigrasi

Karding mengaku, pihaknya tak bisa berbuat banyak jika WNI bekerja dengan modal visa turis. Terlebih, imigrasi bandara di Indonesia kini sudah menggunakan autogate.

“Biasanya [visa] turis, jadi kami gak bisa apa-apa, apalagi sekarang di imigrasi autogate, gimana caranya? Yang bisa kami lakukan adalah bekerja sama dengan banyak pihak, lalu sosialisasi, jangan terpengaruh iming-iming,” tegasnya.

Bagi WNI yang terjebak maupun terancam TPPO di ketiga negara itu, Karding menyebut negara bisa membantu kepulangan mereka.

“Kemarin kita bantu pemulangan, ada seribu orang lebih ya, dua tahap itu. Pokoknya kalau ada yang viral kita tahu, kita kerja, kita cari, kalaupun kita tidak tahu alamatnya, prinsipnya semua orang harus dilindungi,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp