SIDOARJO, beritajateng.tv – Laskar Mahesa Jenar menunjukkan mental pejuang dengan berhasil curi tiga poin penuh dari kandang Deltras FC di Stadion Gelora Delta. Gol tunggal kemenangan tim tamu lahir melalui eksekusi tenang Rafael Rodrigues alias Rafinha dari titik putih pada babak pertama.
Selain itu, wasit menunjuk titik penalti setelah pemain lawan menjatuhkan Denilson Rodrigues di area terlarang yang sempat memicu protes keras tim tuan rumah. Oleh karena itu, hasil maksimal ini menjadi modal sangat berharga bagi anak asuh Andri Ramawi untuk menjauh dari papan bawah.
Kemenangan dramatis ini membuat PSIS Semarang sukses menyamai koleksi poin Persiba Balikpapan yang berada di peringkat ke-8. Akibatnya, persaingan untuk menempati posisi aman dari zona degradasi kini menjadi semakin panas dan ketat.
Di samping itu, meski mengantongi poin yang sama, PSIS masih harus berada di bawah Persiba karena kalah dalam selisih gol. Namun, posisi ini bisa saja berubah tergantung pada hasil laga yang akan Persiba jalani pada Senin, 23 Februari 2026 mendatang. Alfredo Vera menekankan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsistensi permainan di setiap pertandingan sisa.
BACA JUGA : Jadwal Liga 2 : Peluang PSIS Lolos Zona Degradasi atau Puasa Kemenangan di Bulan Ramadan?
Persaingan Ketat Usai Curi Tiga Poin di Sidoarjo
Keberhasilan meraih kemenangan di markas Deltras memberikan tekanan psikologis bagi tim-tim pesaing di papan klasemen. Maka dari itu, berikut adalah detail fakta terkait posisi Mahesa Jenar pasca-pertandingan krusial tersebut:
-
Pahlawan Kemenangan: Rafinha membuktikan kelasnya sebagai eksekutor penalti yang dingin pada babak pertama setelah Denilson dilanggar.
-
Samakan Poin: PSIS kini memiliki total poin yang identik dengan Persiba Balikpapan di batas zona aman.
-
Pantau Rival: Seluruh elemen tim kini menanti hasil laga Persiba Balikpapan yang baru akan bertanding pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 20.30 WIB.
Segenap jajaran staf kepelatihan kini fokus mengembalikan kebugaran para pemain setelah menjalani laga yang sangat menguras tenaga. Selain aspek fisik, manajemen juga terus memompa motivasi penggawa agar tidak lengah meski baru saja meraih kemenangan penting.
Mereka percaya bahwa peluang untuk naik ke posisi yang lebih aman masih sangat terbuka lebar bagi Mahesa Jenar. Selanjutnya, Direktur Teknik Alfredo Vera terus melakukan pemantauan terhadap performa tim-tim lawan guna menyiapkan strategi antisipasi. Upaya keras ini merupakan bukti keseriusan klub dalam mengamankan marwah tim di kasta kedua sepak bola nasional.
BACA JUGA : Kabar Segar PSIS! Rafinha dan Denilson Siap Tampil Hadapi Deltras di Sidoarjo, Misi Raih Poin
Persiapan teknis yang matang tetap menjadi kunci bagi tim untuk menghadapi laga-laga selanjutnya pada putaran ketiga ini. Oleh karena itu, dukungan dari jauh suporter Semarang melalui doa menjadi energi tambahan yang sangat berarti bagi para pemain di lapangan.
Mereka percaya bahwa semangat kebersamaan akan membawa tim melewati fase sulit dan bertahan di liga profesional. Selanjutnya, manajemen mengajak pendukung setia untuk tetap memberikan energi positif melalui interaksi di media sosial resmi klub. (*)





