Jateng

Mudik Gratis Pemkab Semarang Ringankan Warga Perantauan, Ngesti: Kami Usahakan Tambah Armada

×

Mudik Gratis Pemkab Semarang Ringankan Warga Perantauan, Ngesti: Kami Usahakan Tambah Armada

Sebarkan artikel ini
Mudik Gratis Pemkab Semarang
Dua armada bus mudik gratis Pemkab Semarang di Terminal Bus Tipe A Bawen, Rabu, 9 April 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Program mudik gratis dari Pemkab Semarang terbukti sangat membantu warga perantauan yang berpenghasilan terbatas.

Para pekerja dari Jakarta dan sekitarnya bisa kembali ke kampung halaman tanpa perlu pusing memikirkan ongkos perjalanan.

Ovtaria, warga asal Kabupaten Semarang, merasa sangat terbantu dengan program ini.

“Karena bisa membantu orang yang ingin berlebaran di kampung tapi enggak punya uang,” ujarnya di Terminal Bus Tipe A Bawen, Rabu, 9 April 2025.

Ia bersyukur bisa merayakan lebaran di kampung bersama keluarga tercinta.

BACA JUGA: Tutup Arus Balik, Pemkab Semarang Siapkan 2 Armada Bus Mudik Gratis

“Seperti kami bisa berlebaran di kampung halaman bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan uang yang banyak, alhamdulillah,” jelas Ovtaria.

Biaya perjalanan dari Jakarta menuju Semarang saat musim Lebaran memang cukup tinggi. Bahkan bisa mencapai ratusan ribu rupiah per orang. Bagi keluarga dengan anak, angka itu bisa menyentuh jutaan rupiah.

Supriyadi, seorang pekerja bangunan yang sudah menetap 25 tahun di Depok, juga merasakan manfaat program ini. Ia pulang bersama istri dan dua anaknya ke Kecamatan Suruh.

“Kalau harus beli tiket sendiri, bisa habis lebih dari Rp3 juta,” katanya.

Menurutnya, program mudik gratis Pemkab Semarang ini memberi kesempatan untuk berkumpul bersama sanak saudara di kampung. Ia berharap program ini tetap berlanjut setiap tahun.

BACA JUGA: 1.100 Pemudik Tiba di Semarang Naik Kapal Perang Program Mudik Gratis TNI AL

“Semoga tahun depan tetap ada dan bisa menambah armada,” ungkap Supriyadi penuh harap.

Sebanyak 100 warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang mengikuti program ini. Mereka berasal dari Ungaran Barat, Ungaran Timur, Bawen, Ambarawa, Tengaran, Suruh, Bringin, dan Susukan.

Mereka diberangkatkan kembali ke Jakarta menggunakan dua bus bantuan dari Bank Jateng dan BPR/BKK Ungaran. Bupati Semarang Ngesti Nugraha berharap jumlah armada bisa bertambah tahun depan.

“Kami akan mengupayakan agar tahun depan jumlah armada mudik gratis ini bisa ditambah,” jelasnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp