Seseorang yang berhalangan tidak memiliki kewajiban mengganti puasa tersebut. Ketentuan ini berbeda dengan puasa Ramadan yang bersifat wajib.
Melalui puasa Syawal, umat Islam memiliki kesempatan memperbaiki diri. Ibadah ini menjadi jembatan menuju konsistensi spiritual sepanjang tahun.
Semangat Ramadan sebaiknya tetap hidup dalam setiap aktivitas harian. Dengan begitu, kualitas iman terus meningkat dari waktu ke waktu. (*)





