Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, penyelenggaraan Ojo Dumeh Fest juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, pedagang kecil, dan sektor ekonomi kreatif yang turut meramaikan setiap kegiatan.
Kehadiran ribuan pengunjung membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk meningkatkan penjualan selama festival berlangsung.
Sejumlah pemerhati budaya dan tokoh masyarakat juga mengapresiasi penyelenggaraan Ojo Dumeh Fest. Mereka menilai festival tersebut menjadi momentum penting menghidupkan kembali ruang-ruang kebudayaan di tingkat kecamatan sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga melalui kegiatan yang positif dan edukatif.
Dengan mengusung semangat “Ojo Dumeh, Kalem Wae”, festival ini ԁiharapkan mampu menjadi ikon pertunjukan seni budaya Kabupaten Semarang. Termasuk menjaga keberlangsungan warisan budaya bagi generasi mendatang.
“Melalui kolaborasi antara pemerintah, legislatif, pelaku seni, dan masyarakat, Ojo Dumeh Fest ԁiharapkan menjadi gerakan budaya yang berkelanjutan. Selain itu juga memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Bagus. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





