“Kita ingin mencetak santri-santri yang ahli blockchain, artificial intelligence, santri yang ahli robotik, ahli bioteknologi,” ujarnya.
Gibran pun berharap ke depan akan semakin banyak santri dan alumni pesantren yang tidak hanya menjadi penggerak masyarakat, namun juga berperan aktif di pemerintahan.
“Kita ingin nanti lebih banyak lagi santri atau alumni pondok yang masuk kabinet dan ikut mewarnai kabinetnya Pak Presiden,” pungkas Gibran. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





