Selain konsolidasi internal, Mardiono menekankan pentingnya perumusan ide dan gagasan politik yang berpihak pada kesejahteraan umat dan rakyat. Ia mendorong seluruh kader PPP untuk bersinergi dengan program-program pemerintah agar manfaatnya benar-benar masyarakat rasakan.
“PPP harus hadir mengawal program pemerintah, terutama yang menyentuh perekonomian umat dan rakyat. Kader-kader PPP harus memastikan program tersebut berjalan dan memberikan manfaat nyata,” katanya.
Mardiono menegaskan bahwa cita-cita besar kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat. Dalam sistem demokrasi, kedaulatan berada di tangan rakyat, baik secara politik maupun ekonomi. Oleh karena itu, insan politik, termasuk PPP, harus terus hadir di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Istajib, menyampaikan bahwa Muswil kali ini menjadi cerminan kesiapan struktur PPP di daerah. Ia memastikan seluruh proses berjalan kondusif dan penuh semangat kebersamaan.
“Alhamdulillah, Jawa Tengah aman dan solid. Dari laporan panitia, 35 DPC hadir lengkap dan enam anggota fraksi PPP juga hadir 100 persen,” ungkap Istajib.
Menurutnya, kekompakan yang terbangun dalam Muswil merupakan modal strategis bagi PPP Jawa Tengah untuk menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang. Ia menegaskan, seluruh DPC siap melanjutkan agenda konsolidasi melalui Muscab sebagai penguatan struktur di tingkat bawah.
“Ini adalah jawaban nyata bahwa PPP Jawa Tengah siap menyongsong Pemilu 2029. Harapan kami, kebersamaan ini terus terjaga,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




