HeadlineJatengNasionalNews Update

Panen Raya 614.946 Ton Padi, Kabupaten Demak Salah Satu Penyangga Pangan Nasional

×

Panen Raya 614.946 Ton Padi, Kabupaten Demak Salah Satu Penyangga Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Demak Eistianah bersama petani padi desa Megonten, Kecamatan Kebonagung melakukan panen padi dengan menggunakan mesin Combine, Rabu (15/2/2023). (Wisnu Budi - beritajateng.tv)

DEMAK, 15/2 (beritajateng.tv) – Kabupaten Demak merupakan salah satu wilayah surplus akan hasil padinya dan merupakan daerah penyangga pangan nasional. Hal tersebut diucapkan Bupati Demak Eistianah saat menghadiri acara panen raya padi di desa Megonten, Kecamatan Kebonagung, Demak, Rabu (15/3/2023).

Kerja keras petani untuk menghasilkan padi dengan kualitas standar nasional bukanlah hal yang mudah dilakukan para petani, dibutuhkan bimbingan serta tenaga dari penyuluh dalam menjalankan program dari pemerintah.

“Alhamdulillah, para petani khususnya Kelompok Tani Mudo Makaryo 2 telah berhasil mengelola lahan pertaniannya dengan baik seperti yang kita lihat sekarang ini berupa panen padi,” ungkapnya.

Diketahui, Kecamatan Kebonagung merupakan salah 1 Daerah pensuport cadangan pangan Jateng. Bupati berharap Panen raya di Desa Megonten tersebut bisa mensuport sangga panen Nasional.

“Nanti kedepannya Dinpertan akan memberikan penyuluhan dan mengajari tentang pupuk biosaka.
Supaya bisa mendampingi pemakaian pupuk kimiaKa Dispertan,” kata Bupati.

Bupati Eisti menjelaskan, Hasil panen padi Kabupaten Demak tahun 2022 mencapai 614.946 ton dengan luas panen 95.857 hektar. Maka dari itu, melimpahnya produksi padi di Demak menjadikan Kabupaten Demak sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Tengah.

Ia menyebut, Keberhasilan dalam bidang pertanian tak lepas dari kolaborasi antar sumber daya manusia (SDM) baik pelaku utama maupun pelaku usaha.

“Saya berharap keberadaan saung tani dapat digunakan sebagai tempat pertemuan kelompok tani dalam upaya memperkuat dan mengembangkan potensi SDM, meningkatkan kerjasama, mempermudah koordinasi serta untuk kegiatan penyuluhan pertanian,” pungkasnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinpertan Pangan Agus Herawan, mengatakan upaya Pemerintah Daerah maupun pamerintah pusat dalam rangka meningkatkan produksi padi dalam menyongsong swasembada beras hingga kini masih terus dilakukan.

Dinpertan Demak juga siap untuk membantu mendampingi para Penyuluh Pertanian untuk memberikan pelatihan tentang pupuk biosaka. Diharapkan juga agar kedepannya para petani di Desa Megonten dapat menggunakan Pupuk Biosaka untuk menutup kekurangan pupuk kimia.(*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp