Menurutnya nantinya ini akan sangat menguntungkan bagi pemerintah Kabupaten Blora. Selain itu UMKM makanan lokal Blora, yang di sajikan di pasar akan ramai. Apalagi konon katanya orang asing itu lebih suka dengan makanan tradisonal yang masih alami, gontor, cenil, getuk dan lainnya.
“Sinergi ini penting agar pasar tidak hanya bersih secara fisik, tapi juga sehat secara lingkungan dan perilaku. Semua harus ikut berperan,” tegas Ainia Salichah.
BACA JUGA: Viral Pernyataan Gubernur Jateng Soal MBG, Ahli Gizi Undip: Bukan Jenis Makanan yang Picu Keracunan
Project ini, akan mulai dengan sosialisasi ke pedagang pasar rakyat sidomakmur Blora, melalui paguyuban pasar. Senin, 13 Oktober 2025 besuk rencananya seluruh tim akan survei lokasi dan mensosialisasikan kepada paguyuban pasar. (*)
Editor: Farah Nazila





