Politik

Pasca Ricuh, PSI Kota Semarang Tetap Optimis Wujudkan “Kandang Gajah”, Target 15 Kursi di Pemilu 2029

×

Pasca Ricuh, PSI Kota Semarang Tetap Optimis Wujudkan “Kandang Gajah”, Target 15 Kursi di Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo (kiri) saat membacakan SK pengurus baru bersama Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo (kanan). Minggu, 11 Januari 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo (kiri) saat membacakan SK pengurus baru bersama Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo (kanan). Minggu, 11 Januari 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pasca kejadian ricuh pada agenda serah terima jabatan (sertijab) dan rapat kerja daerah (rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang tetap optimis menjadikan Jawa Tengah “Kandang Gajah”.

Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantiyo, menyebut rakerda menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan strategi seluruh struktur partai, mulai dari tingkat DPD hingga DPC. Ia menegaskan, arahan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menjadi pedoman utama dalam langkah politik PSI Semarang ke depan.

“DPD PSI Kota Semarang siap dan patuh menjalankan instruksi Ketua Umum. Target Kandang Gajah di Semarang bukan sekadar slogan, tetapi kerja bersama yang terukur dan sistematis,” ujar Bangkit usai Rakerda PSI Kota Semarang pada Minggu, 11 Januari 2026.

BACA JUGA: Rakerda-Sertijab Memanas, PSI Kota Semarang: Ibarat Pohon, Makin Tinggi Makin Diterpa Angin

PSI Kota Semarang menargetkan perolehan 15 kursi DPRD Kota Semarang pada Pemilu 2029. Target tersebut berarti lonjakan signifikan dibandingkan capaian periode sebelumnya. Menurut Bangkit, target itu sejalan dengan aspirasi DPC se-Kota Semarang yang mendorong penguatan basis partai hingga akar rumput.

Bangkit menjelaskan, rakerda ini menjadi titik awal pemetaan kekuatan politik dan penyusunan strategi pemenangan yang lebih matang. Selanjutnya, ia dan para kader akan melanjutkan konsolidasi melalui diskusi internal guna menyelaraskan arah gerak organisasi.

“Konsolidasi pasca-rakerda penting agar seluruh struktur PSI Kota Semarang solid, satu komando, dan siap menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029,” jelasnya.

Hasil Sertijab Bersifat Internal

Terkait hasil sertijab dan rakerda usai adanya mosi tidak percaya, Bangkit menyebut seluruh keputusan yang dihasilkan merupakan ranah internal partai dan menjadi pijakan bagi PSI Kota Semarang.

“Kalau hasilnya seperti apa, itu internal. Karena sekarang kita fokus ke verfak ke depan,” jelasnya.

Bangkit menilai dinamika yang muncul selama Rakerda sebagai bagian dari proses demokrasi internal yang sehat. Ia menegaskan, perbedaan pandangan justru memperkuat soliditas dan pendewasaan politik dalam tubuh PSI Semarang.

BACA JUGA: Cek Kumpulan Fakta Menarik Film Malam 3 Yasinan, Pendekatan Horor Psikologis 

Ia juga menyinggung pentingnya kesiapan struktur partai dalam menghadapi agenda verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang. Menurutnya, kekuatan organisasi hingga tingkat DPC menjadi faktor krusial agar PSI Semarang dapat melewati seluruh tahapan kepemiluan dengan maksimal.

“Sebagai partai super terbuka, PSI Semarang terus membuka ruang partisipasi bagi kader, simpatisan, hingga masyarakat luas. Proses ini menjadi bekal penting menuju Pemilu 2029,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp