Jateng

PDAM Tirta Moedal Luncurkan Kotak Donasi Botol Plastik, Inovasi Kumpulkan Sampah dari Perkantoran

×

PDAM Tirta Moedal Luncurkan Kotak Donasi Botol Plastik, Inovasi Kumpulkan Sampah dari Perkantoran

Sebarkan artikel ini
PDAM Tirta Moedal Luncurkan Kotak Donasi Botol Plastik, Inovasi Kumpulkan Sampah dari Perkantoran
Dirut PDAM Tirta Moedal Yudi Indardo dan Ketua DWP Perumda Tirta Moedal, Handayani Noegroho memasukkan sampah botol plastik menandai mulainya program kotak donasi botol plastik di PDAM Tirta Moedal Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan meluncurkan ‘Kotak Donasi Botol Plastik’.

Inovasi ini jadi salah satu upaya PDAM dalam mendukung program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang Semarang Bersih.

Peluncuran Kotak Donasi Botol Plastik di Kantor PDAM Tirta Moedal Jalan Kelud Raya, Jumat, 15 Agustus 2025.

Inovasi ini berupa gerakan mengumpulkan botol bekas air minum dalam kemasan di sejumlah titik lokasi. Seperti kantor pusat PDAM dan kantor cabang yang tersebar di Ibu Kota Jawa Tengah.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo menjelaskan, gerakan peduli lingkungan dengan mengumpulkan sampah botol plastik, sekaligus menjadi solusi agar lingkungan kerja kantor tetap bersih dan lestari.

Sebab, lanjut Yudi, jumlah produksi sampah dari botol bekas air dalam kemasan dari masyarakat cukup signifikan. Sehingga upaya ini jadi langkah untuk bisa mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan.

BACA JUGA: PDAM Tirta Moedal Perbaiki Pompa Distribusi Reservoir Kepoh, Ini Daftar Wilayah Terdampak

“Tidak hanya sampah botol plastik dari kita saja. Tapi dari sampah plastik yang lainnya juga bisa masuk ke dalam kotak sampah di sini,” ujar Yudi.

Ia berharap dengan inovasi ini, pengelolaan sampah di Kota Semarang bukan hanya ada di hulu namun juga ke hilir, untuk pilah sampahnya. Sehingga penanganan sampah, baik itu plastik dan organik bisa lebih baik.

“Nantinya, untuk semua sampah jenis plastik atau anorganik, memudahkan gerakan pilah sampah yang sudah berjalan,” imbuhnya.

Kelebihannya, kata Yudi, sampah plastik botol kemasan ini bisa di reduce atau daur ulang menjadi barang bernilai.

“Botol plastik yang terkumpul juga kualitasnya baik, bersih dan dalam kondisi baik saat pengepul membelinya,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Perumda Air Minum Tirta Moedal, Handayani Nugroho mengatakan, gerakan peduli lingkungan ini dengan mengumpulkan sampah plastik juga sudah berjalan masif.

Menurutnya, saat pertemuan di lingkungan kerja, anggota datang dengan membawa sampah plastik. Hasil dana dari penjualan sampah ini untuk mendanai upaya penanganan stunting.

“Nantinya, dana hasil penjualan sampah akan kita donasikan dan salurkan ke program Genting (Gerakan Orang tua Asuh Atasi Stunting) yang berlokasi di wilayah Brotojoyo Timur, Kelurahan Panggung Kidul, Semarang Utara. Karena kami menjadi salah satu bagian dari Pemkot untuk memberikan intervensi upaya mengatasi stunting,” imbuhnya.

Gerakan peduli sampah ini bermula dari lingkungan kerja PDAM Tirta Moedal ini sehingga bisa menjadi agen perubahan, untuk mendukung program Semarang Bersih.

“Saat ini sudah tersedia di 8 tempat lokasi kotak sampah botol plastik. Seperti di kantor pusat, kantor cabang dan satu Taman Kanak -kanak (TK). Ini untuk memberikan edukasi agar menjaga lingkungan dari sejak usia dini,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp