SEMARANG, beritajateng.tv – Dunia pendidikan tinggi dituntut tidak hanya mencetak lulusan dengan kemampuan akademik. Mahasiswa juga perlu memahami pengelolaan keuangan dan memiliki pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Kebutuhan tersebut menjadi salah satu fokus kerja sama PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang dengan UIN Salatiga. Kedua lembaga resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU.
Penandatanganan MoU oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, bersama Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag.
Kerja sama tersebut menjadi pintu masuk kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, literasi keuangan, hingga penguatan kapasitas mahasiswa.
Pegadaian melihat kampus sebagai ruang strategis untuk memperluas pemahaman generasi muda terhadap ekonomi dan pengelolaan keuangan. Di sisi lain, mahasiswa dapat memperoleh gambaran lebih nyata mengenai dunia industri.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan generasi muda.
BACA JUGA: Dekranasda Store Masuk Rute Bus Wisata, Habis Keliling Semarang Berburu Produk Khas Jateng
“Kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan literasi keuangan, memperkuat kompetensi SDM, sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia industri secara lebih dekat,” kata Aries.
Menurut Aries, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen. MoU harapannya menjadi awal dari berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan sivitas akademika.
“Kolaborasi ini tidak hanya berhenti di selembar kertas saja. Melainkan menjadi awal dari berbagai program kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, sivitas akademika, maupun Pegadaian,” ujarnya.
Mahasiswa Tak Cukup Hanya Kuasai Teori
Kerja sama Pegadaian dan UIN Salatiga juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Program kolaborasi nantinya dapat membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan dan pengalaman praktis yang berkaitan dengan kebutuhan industri.
Literasi ekonomi, keuangan, dan investasi juga menjadi bagian dari ruang kerja sama. Bekal tersebut dinilai penting agar mahasiswa memiliki pemahaman finansial yang lebih baik ketika memasuki dunia profesional maupun membangun kemandirian ekonomi.
Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., mengatakan kolaborasi dengan dunia industri menjadi peluang bagi perguruan tinggi untuk memperluas wawasan mahasiswa.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Zakiyuddin.
Menurutnya, pemahaman mengenai ekonomi dan keuangan juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki kemandirian finansial.
Karena itu, kerja sama dengan Pegadaian harapannya dapat menjadi ruang pembelajaran tambahan bagi mahasiswa di luar materi perkuliahan.
Dorong Tri Dharma Perguruan Tinggi
UIN Salatiga menempatkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian utama penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Kerja sama dengan Pegadaian diharapkan dapat memperluas implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui keterlibatan dunia industri.
Kolaborasi tidak hanya menyasar kegiatan pembelajaran. Ruang kerja sama juga terbuka untuk pengembangan sumber daya manusia, literasi keuangan, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pegadaian Kanwil XI Semarang berharap kerja sama tersebut dapat berkembang menjadi program berkelanjutan yang memberikan dampak bagi kampus dan masyarakat di Salatiga. (*)





