HeadlineJatengNews Update

Pelaku UMKM Dituntut Punya Skill Digital untuk Kembangkan Usahanya 

×

Pelaku UMKM Dituntut Punya Skill Digital untuk Kembangkan Usahanya 

Sebarkan artikel ini
Para narasumber Sosialisasi Non Perda "Optimalisasi Media Sosial dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat". (wahyu robert/beritajateng.tv)

Dia mengatakan, sebagian pengusaha bahkan tidak membutuhkan lapak dagangan karena perubahan cara penjualannya melalui medsos dan e-commerce. Menurut Edy, digitalisasi tidak membutuhkan biaya besar, tetapi merupakan langkah efektif mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sarana sharing informasi dan inspirasi antar pengusaha, usaha memperluas pasar dan pendapatan UMKM, serta mampu memperkenalkan UMKM lebih luas.

“Di era digital saat sistem transaksi melalui media online, SDM harus punya skill digital dan fluent dengan internet, infrastruktur digital juga harus kuat, serta membangun sistem yang memadai sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Sayangnya, belum semua pelaku UMKM memanfaatkan digitalisasi. Dia merinci, dari sekitar  58,91 juta UMKM di Indonesia, baru sekitar 5 juta UMKM yang menggunakan pemasaran digital. Sementara di Jateng dari 4,1 juta UMKM yang ada, hanya 1,6 juta UMKM yang sudah memanfaatkan pasar digital. (adv)

editor: ricky fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp