Jateng

Pelestarian Budaya Jawa Tengah Butuh Partisipasi Masyarakat

×

Pelestarian Budaya Jawa Tengah Butuh Partisipasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kebudayaan Jawa Tengah
Sumarno saat acara Malam Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025 di Benteng Fort Willem I Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu, 13 Desember 2025. (Foto: Humas Pemprov Jateng).

Penghargaan itu diberikan kepada Sri Paminto Widi Legowo, pegiat dan guru tari asal Semarang; Hadi Sumarto Sukendar sebagai pegiat kesenian alat musik tradisional Calung Banyumasan; Irawati Kusumorasri, seorang seniman pertunjukkan tari klasik Jawa asal Surakarta; dan Yono Daryono sebagai seniman kawakan teater dan sastra asal Tegal.

Pengelola obyek wisata heritage Benteng Fort Willem I Ambarawa, Moh Fajri mengatakan, pihaknya juga berkomitmen berkontribusi kepada pemerintah dalam mendorong pengembangan budaya, perlindungan bangunan cagar budaya, serta kemajuan dunia pariwisata di Jawa Tengah.

Sejak revitalisasi, obyek wisata heritage Benteng Fort Willem I Ambarawa (Benteng Pendem) mampu menyedot ribuan wisatawan setiap harinya.

Sebagai pariwisata ikonik baru di Jawa Tengah, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh elemen, utamanya yang berwenang dalam pengelolaan situs cagar budaya, agar pengelolaannya sesuai standar operasional dan ketentuan perundang-undangan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp