Penghargaan itu diberikan kepada Sri Paminto Widi Legowo, pegiat dan guru tari asal Semarang; Hadi Sumarto Sukendar sebagai pegiat kesenian alat musik tradisional Calung Banyumasan; Irawati Kusumorasri, seorang seniman pertunjukkan tari klasik Jawa asal Surakarta; dan Yono Daryono sebagai seniman kawakan teater dan sastra asal Tegal.
Pengelola obyek wisata heritage Benteng Fort Willem I Ambarawa, Moh Fajri mengatakan, pihaknya juga berkomitmen berkontribusi kepada pemerintah dalam mendorong pengembangan budaya, perlindungan bangunan cagar budaya, serta kemajuan dunia pariwisata di Jawa Tengah.
Sejak revitalisasi, obyek wisata heritage Benteng Fort Willem I Ambarawa (Benteng Pendem) mampu menyedot ribuan wisatawan setiap harinya.
Sebagai pariwisata ikonik baru di Jawa Tengah, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh elemen, utamanya yang berwenang dalam pengelolaan situs cagar budaya, agar pengelolaannya sesuai standar operasional dan ketentuan perundang-undangan. (*)





