Mantan gelandang itu dikenal membawa disiplin tinggi dan kontrol ketat dalam segala aspek latihan.
“Xabi ingin memastikan keteraturan dalam aktivitas harian tim mulai dari pengaturan jadwal, peningkatan porsi latihan di gym sebagai upaya pencegahan cedera, hingga analisis video secara kelompok maupun individu,” ujar media media Spanyol.
Namun, sebagian pemain merasa seolah kembali menjadi pemain akademi yang harus menuruti setiap instruksi tanpa ruang berekspresi.
Bahkan, menurut laporan yang sama, ada pemain yang melontarkan komentar sinis: “Dia pikir dia Guardiola, padahal dia cuma Xabi.”(*)





