Menurut Budhe Rini sapaan akrab Wakil Bupati Blora Hj Sri Setyorini, Perumda Tirta Kencana Jombang terpilih sebagai lokus referensi utama karena ternilai memiliki reputasi operasional yang sehat, inovatif, dan efisien dalam pengelolaan air minum, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Berbagai terobosan dan penghargaan yang telah Perumda Tirta Kencana Jombang raih, menjadi bukti nyata keberhasilan tata kelola yang ingin kami adopsi dan pelajari,” ujarnya.
Budhe Rini menilai tantangan pengelolaan air minum ke depan semakin kompleks sehingga butuh inovasi. Juga penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan pelayanan pelanggan, serta pengembangan sumber daya manusia yang adaptif.
Melalui studi referensi tersebut, Budhe Rini berharap dapat memperoleh pengalaman dan praktik terbaik yang nantinya dapat ada penerapannya. Hal itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum Tirta Amerta Blora.
“Kami percaya sinergi dan kolaborasi antardaerah seperti ini sangat penting untuk saling belajar dan saling menguatkan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik dan berkualitas,” katanya.
BACA JUGA: Begini Gagasan Ady Setiawan Terkait Pelayanan Air Minum di World Water Forum
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Perumda Tirta Kencana Jombang Khoirul Hasyim memaparkan berbagai capaian dan inovasi perusahaan dalam pengelolaan layanan air minum. Ia menjelaskan, Perumda Tirta Kencana mengusung visi menjadi BUMD air minum yang modern, maju, dan sejahtera melalui penguatan teknologi informasi, tata kelola perusahaan yang baik, serta perluasan cakupan layanan.
Saat ini, Perumda Tirta Kencana melayani 23.817 pelanggan dengan dukungan 106 karyawan yang tersebar di sejumlah wilayah layanan di Kabupaten Jombang. (*)
Editor: Farah Nazila





