“Kalau capek, jangan paksakan. Istirahatlah di rest area, hotel, warung, atau UMKM. Yang terpenting sampai di rumah dengan selamat,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemprov Jateng melalui dinas terkait telah menyiapkan posko terpadu di terminal-terminal dan jalur mudik untuk pemeriksaan kesehatan pengemudi dan kelayakan kendaraan, guna mencegah kecelakaan lalu lintas serupa terulang kembali.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan, baik angkutan umum maupun pribadi, untuk mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga kondisi fisik serta kendaraan,” pungkas Luthfi.
BACA JUGA: Daftar Nama Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang
Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Polisi saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lanjutan, termasuk memeriksa kondisi sopir bus.
“Pengemudi bus selamat dan saat ini kami amankan di Polrestabes Semarang. Kami sedang melakukan tes urin untuk memastikan apakah ada pengaruh narkoba atau zat terlarang lainnya. Dugaan awal masih laka tunggal, penyebab pastinya masih kami selidiki,” ujar Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Berdasarkan data yang dihimpun, total penumpang 33 orang. Total korban meninggal dunia sebanyak 16 orang, 15 jenazah berada di RSUP Kariadi dan 1 jenazah di RS Tugu Semarang.
Sementara 17 korban luka-luka tersebar di RS Tugu Semarang sebanyak 8 orang. RS Columbia Asia sebanyak 6 orang luka dan RS Elisabeth sebanyak 3 orang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





