2. Pesantren Pendukung Ekonomi Sirkular Terbaik 2025: Ponpes Fadhlul Fadhlan
3. Mitra Pendukung Literasi Terbaik 2025:Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang
4. Bank Terbaik dalam Pelaporan Klarifikasi Uang Yang Diragukan Keasliannya 2025:BCA KCU Slamet Riyadi
5. Bank Terbaik dalam Pelaksanaan Penyetoran dan Penarikan di Bank Indonesia 2025: Bank Mandiri KC AR Hakim Tegal
6. Bank Terbaik dalam Pelaporan BISILK 2025: Bank OCBC NISP Purwokerto
7. Komunitas Terbaik dalam Sinergi Edukasi CBP Rupiah 2025: MGMP IPS Kota Semarang
8. KUPVA BB Terbaik Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025: Berkah Artha Kencana
9. PJP LR Terbaik Provinsi Jawa Tengah 2025: PT Sinergi Transaksi Teknologi Indonesia
10. Implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) Terbaik 2025: Pemerintah Kabupaten Karanganyar
11. Mita Strategis Pendukung Akselerasi Ekosistem Digital Jawa Tengah Terbaik 2025: Bank Mandiri Kantor Wilayah Jawa Tengah & DIY
12. Realisasi Transaksi Pendapatan Daerah QRIS Terbaik 2025: Pemerintah Kota Salatiga
13. Mitra Strategis Pendukung Asesmen Ekonomi Terbaik 2025: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah
14. Mitra Strategis Pendukung Pengembangan Ekonomi Sisi Permintaan Terbaik 2025: KEK Industropolis Batang
15. Mitra Strategis Pendukung Pengembangan Ekonomi Sisi Lapangan Usaha Terbaik 2025:PT Goldensnack Mas Sejahtera.
BI Jateng menilai para penerima penghargaan tersebut berperan sebagai garda depan dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Mereka telah aktif dalam menjaga stabilitas moneter, meningkatkan literasi keuangan, memperluas penggunaan transaksi digital, hingga mengembangkan UMKM dan ekonomi syariah.
Jateng Buktikan Perekonomian Tumbuh Positif
Kepala Biro Perekonomian Jateng, Agus Prasutio, yang hadir mewakili Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maemon menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung pertumbuhan ekonomi provinsi.
“Realisasi investasi yang mencapai Rp66,13 triliun hingga September 2025 dan pertumbuhan ekonomi 5,37 persen merupakan bukti kuat bahwa sinergi ini berhasil. Penguatan UMKM, digitalisasi, dan pengendalian inflasi menjadi kunci agar ekonomi Jateng semakin tangguh dan inklusif,” ujarnya.





