SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang tunjukkan komitmen kuat untuk keluar dari zona rawan setelah manajemen hadirkan dua nama berpengalaman, yaitu Fahmi Al-Ayyubi serta Gustur Cahyo, meski jendela transfer resmi belum berjalan.
Kedua pemain itu pegang rekam jejak panjang pada level elite. Pasalnya, Fahmi pernah membela Persela Lamongan, Bali United, Persik Kediri, serta Dewa United pada banyak musim kompetitif.
Gustur juga punya rekam jejak panjang. Ia sempat membela PS TNI lalu kembali bersama Mahesa Jenar pada awal kiprah klub itu pada musim 2018.
Akar hubungan kuat antara Gustur serta kelompok pendukung Mahesa Jenar muncul sejak masa promosi klub itu pada era awal Liga 1.
CEO PSIS Semarang, Datu Nova Fatmawati, ungkap harapan besar terkait kontribusi dua pemain senior tersebut untuk skuad asuhan Jafri Sastra pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
BACA JUGA: PSIS Semarang Datangkan Tegar Infantrie dari Persita: Skema Pinjaman, Didaftarkan Januari 2026
“Kami hadirkan dua pemain senior seperti Fahmi serta Gustur. Harapan kami jelas, mereka mampu berikan warna segar untuk PSIS serta bantu perjuangan klub agar tetap bertahan musim ini,” ucap Datu, beberapa waktu yang lalu.
Skuad PSIS tengah berupaya membangun kekuatan terbaik agar momentum positif tetap berjalan serta peluang keluar dari zona rawan kian terbuka.
Fahmi serta Gustur menjadi rekrutan ketiga yang manajemen umumkan. Sebelumnya, Tegar Infantrie masuk lebih awal pada gelombang pergerakan transfer klub tersebut.
Manajemen juga merencanakan langkah lanjutan guna memperkuat struktur tim agar Jafri Sastra mampu membawa klub itu keluar dari tekanan papan bawah.
Performa Fahmi dan Gustur, rekrutan anyar PSIS
Meski begitu, performa terbaru dua pemain itu belum stabil karena Fahmi terakhir kali tampil bersama Gresik United pada level ketiga.
Gustur belum kembali tampil sejak pertengahan tahun setelah sebelumnya memperkuat PSMS Medan pada beberapa pertandingan awal musim.
Kemenangan tipis PSIS atas Persiba Balikpapan dengan skor 1-0 pada pekan ke-12 membawa angin segar bagi perjuangan skuad Mahesa Jenar.
BACA JUGA: Tundukkan Persiba 1-0, PSIS Semarang Raih Kemenangan Perdana, Debut Apik Pelatih Jafri Sastra
Prestasi itu hentikan rangkaian panjang tanpa kemenangan yang berlangsung selama 11 pertandingan sejak awal musim kompetitif.
Syiha Buddin serta rekan satu tim belum mampu keluar dari posisi bawah. Sebab PSIS masih menempati peringkat ke-10 Grup Timur.
Mahesa Jenar membukukan lima poin dari 12 laga serta masih terpaut tiga angka dari Persiku Kudus pada batas aman zona selamat. (*)





