Perjuangan keras itu berbuah manis saat ia berhasil menembus dunia sinetron. Puncaknya, nama Furry melambung lewat perannya di Tukang Ojek Pengkolan.
“Kalau bicara puncak karier, saya belum bisa memastikan. Tapi yang jelas, TOP-lah yang membuat nama saya dikenal luas,” katanya.
Meski sempat hiatus beberapa bulan, Furry tetap konsisten berkarya. Ia kini aktif bermain film layar lebar, di antaranya Cocote Tonggo dan Rabi Jiwo” serta tengah menyiapkan proyek baru bersama sutradara Bayu Skak. Selain itu, ia juga merambah dunia digital sebagai kreator konten.
“Persaingan hiburan sekarang tidak hanya di Jakarta. Dari daerah pun orang bisa berkarya dan diakui. Saya sendiri berencana pulang ke Semarang untuk hidup lebih tenang, tapi tetap berkarya,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





