Pendidikan

Persiapkan PPDB, Disdikbud Jateng Sediakan Kuota Khusus Jalur Afirmasi untuk Anak Tidak Sekolah

×

Persiapkan PPDB, Disdikbud Jateng Sediakan Kuota Khusus Jalur Afirmasi untuk Anak Tidak Sekolah

Sebarkan artikel ini
Penerimaan Peserta Didik Baru
Disdikbud Jateng tengah mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru, terdapat kuota khusus jalur afirmasi untuk anak tidak sekolah. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng telah mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024.

Kepala Disdikbud Jateng Uswatun Hasanah mengungkapkan hal itu kepada awak beritajateng.tv melalui sambungan telepon, Senin (29/5/2023). Menurut keterangannya, saat ini persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru baru sampai pada finalisasi petunjuk teknis (juknis).

“Persiapan PPDB-nya sekarang baru finalisasi juknis. Koordinasi dengan Disdik Kabupaten/Kota sudah pernah terlaksana sekali. Sosialisasi nanti setelah juknis jadi,” ungkap Uswatun melalui panggilan WhatsApp, Senin (29/5/2023).

Untuk jalur Penerimaan Peserta Didik Baru yang terbuka, pihaknya memaparkan bahwa tak ada perbedaan seperti tahun lalu. Namun, ada persentase khusus untuk jalur afirmasi, terutama kuota bagi Anak Tidak Sekolah (ATS).

“Masih sama seperti tahun lalu ya, seperti juga dalam Permendikbud, yaitu ada zonasi, ada afirmasi, dan ada prestasi,” ungkap Uswatun.

Ia pun menambahkan, “Kemudian nanti yang jalur afirmasi ada persentase khusus untuk ATS yang merupakan pengentasan atau prioritas nasional.”

Adapun persentase khusus yang ATS terima ini menjadi salah satu bagian program pengentasan kemiskinan di Jateng.

Imbauan Mencermati Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru

Tak lupa, Uswatun memberikan imbauan kepada masyarakat dalam proses berlangsungnya PPDB nanti. Ia menegaskan agar masyarakat dapat mencermati dengan betul informasi terkait PPDB, baik juknis hingga sosialisasi.

Sosoknya juga menyinggung soal kesalahan fatal yang pernah terjadi pada PPDB sebelumnya, yakni terkait penyalahgunaan akun dan password.

“Kemudian yang kedua, akun dan password jangan di sebarkan pada siapapun, meskipun orang terdekat. Pengalaman tahun lalu harusnya bisa membuat kita berlatih untuk menjaga kerahasiaan, karena itu berkaitan dengan masa depan masing-masing,” ucapnya.

Terkait berkas yang pendaftar perlukan saat PPDB, Uswatun mengimbau bagi calon siswa yang memiliki piagam penghargaan, baik berjenjang maupun tak berjenjang, untuk dapat mereka persiapkan dengan baik.

“Piagam dalam bentuk soft file maupun hard file harus dilegalisasi,” tandas Uswatun.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai PPDB di Jateng, Uswatun juga mengimbau peserta didik mengecek website secara berkala.

“Apabila ada pertanyaan terkait PPDB, ketika nanti juknis sudah ada, sebenarnya bisa bertanya melalui cabang dinas masing-masing. Kemudian bisa bertanya melalui sekolah tujuan dan call center dari PDK Jateng,” terang Uswatun.

Turut ambil andil penting dalam kelancaran Penerimaan Peserta Didik Baru se-Jateng, Uswatun juga memberikan semangat kepada calon peserta didik yang akan memasuki jenjang sekolah yang baru.

“Terima kasih dan semangat! Semoga PPDB tahun 2023 tetap transparan, akuntabel, dan benar-benar bisa mengangkat pendidikan di Jateng lebih baik lagi,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp