Ekbis

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025, BI Jateng Paparkan Arah Kebijakan untuk Dorong Ketahanan dan Kemandirian Ekonomi yang Terus Tumbuh

×

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025, BI Jateng Paparkan Arah Kebijakan untuk Dorong Ketahanan dan Kemandirian Ekonomi yang Terus Tumbuh

Sebarkan artikel ini
PTBI 2025, BI Jateng Paparkan Arah Kebijakan Dorong Ketahanan Ekonomi Tetap Tumbuh
Apresiasi Bank Indonesia Jawa Tengah dalam PTBI 2025. (Ellya/beritajateng.tv)

Prabowo mengatakan PTBI tahun ini sangat relevan dan sejalan dengan roadmap pembangunan Republik Indonesia, terutama dalam memperkuat fondasi kemandirian dan ketangguhan ekonomi.

“Berbagai capaian dalam satu tahun pemerintahan merupakan hasil sinergi kuat antarotoritas, didukung kebijakan yang pro-rakyat dan berkeadilan. Pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dasar hingga ke desa-desa melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan bahwa pembangunan bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ucap Prabowo.

Dari sisi regional Jawa Tengah, Nita Rachmenia (Plh. Kepala Perwakilan BI Jateng), menyampaikan perekonomian Jateng tetap tumbuh solid di tengah ketidakpastian global.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut pada 2026 di kisaran 4,9-5,7 persen, dengan inflasi yang tetap terjaga pada rentang 2,5 plus minus 1 persen.

BI juga menyampaikan pandangan mengenai kondisi perekonomian, peluang dan tantangan yang dihadapi Jawa Tengah, serta arah kebijakan ke depan untuk semakin mendorong ketahanan dan kemandirian ekonomi, khususnya di daerah.

Pada triwulan III 2025, ekonomi Jateng tumbuh 5,37 persen (year over year/yoy), meningkat dari 5,28 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 5,04 persen (yoy).

Menurut Nita, capaian tersebut mencerminkan fundamental ekonomi Jateng yang kuat didukung oleh sinergi erat antara Pemerintah Provinsi Jateng, BI, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga momentum pertumbuhan.

Realisasi investasi Jawa Tengah hingga September 2025, mencapai Rp66,13 triliun. Hal itu menunjukkan kuatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha daerah yang kompetitif dan produktif.

Melalui platform KERIS Jateng, kolaborasi penguatan investasi, perdagangan, dan pariwisata diproyeksikan akan terus berlanjut dan semakin mendorong transformasi di sektor industri pengolahan, tekstil, alas kaki, furnitur, makanan dan minuman, pariwisata, hingga energi terbarukan.