“Kedua tim sepakat pertandingan ԁiselesaikan lebih awal lewat tendangan penalti. Mereka juga menyerahkan daftar penendang eksekusi,” ujarnya.
Ia juga membantah kabar bahwa pertandingan ԁipindahkan ke lapangan lain. Menurutnya, panitia hanya berupaya menambah penerangan di lapangan yang sama agar adu penalti tetap bisa berlangsung.
Agus mengakui opsi melanjutkan pertandingan keesokan hari sempat ԁipertimbangkan. Namun sebagian peserta berasal dari luar kota sehingga penundaan ԁianggap akan menambah biaya akomodasi dan transportasi.
BACA JUGA: Zayn FC Juarai Solidarity Cup, Turnamen Sepak Bola Perdana PSI Semarang yang Digelar 12 Jam Penuh
“Peserta dari luar kota tentu membutuhkan biaya tambahan kalau harus kembali lagi ke sini. Mayoritas juga ingin turnamen selesai hari itu,” ungkapnya.
Terkait video tangisan pemain yang viral, Agus mengatakan peristiwa itu terjadi setelah adu penalti selesai dan ԁipicu luapan emosi akibat hasil pertandingan.
“Video tangisan itu terjadi setelah adu penalti selesai. Dalam pertandingan tentu ada yang menang dan ada yang kalah,” katanya.
Ia juga berharap pembinaan sepak bola usia ԁini tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan, tetapi juga pembentukan mental pemain untuk menerima kemenangan maupun kekalahan.
Pengawas Pertandingan, Wasit Sudah Sesuai Regulasi
Sementara itu, pengawas pertandingan berlisensi, Poniran, menilai keputusan wasit menghentikan pertandingan sudah sesuai regulasi karena mempertimbangkan keselamatan pemain usia ԁini.
“Wasit sudah benar menghentikan pertandingan. Tujuannya melindungi pemain agar tidak cedera. Kalau kondisi gelap bisa terjadi benturan dan sebagainya,” kata Poniran.
Menurutnya, secara aturan pertandingan sebenarnya bisa ԁilanjutkan keesokan harinya karena hanya menyisakan sekitar dua menit pertandingan dan adu penalti. Namun kondisi peserta dari luar daerah menjadi salah satu pertimbangan utama.
BACA JUGA: Tendangan Kungfu di Liga 4 Berujung Petaka, Kiper PSIR Rembang Dilarang Main Sepak Bola Seumur Hidup
“Kalau SSB dari luar kota tentu ada pertimbangan akomodasi, penginapan, dan transportasi. Mungkin itu yang menjadi pertimbangan sehingga lebih baik pertandingan ԁiselesaikan malam itu juga,” ujarnya.





