Popsivo melesat hingga 19-15 dan tak lagi terkejar. Meski Ersandrina Devega sempat mencoba memperkecil selisih angka, Popsivo tetap solid hingga menutup set keempat dengan kemenangan 25-18.
Pelatih Popsivo, Darko Dobriskov, mengakui timnya sempat tampil di bawah performa pada set pertama. Namun, ia menilai mental dan kepercayaan diri pemain menjadi kunci kebangkitan.
“Di set pertama kami kurang maksimal. Tapi di set berikutnya pemain mulai percaya diri dan bermain lebih tenang. Itu yang membuat kami bisa membalikkan keadaan,” ujarnya usai pertandingan.
Di sisi lain, asisten pelatih Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom, menyebut laga ini menjadi bagian dari persiapan menuju perebutan posisi ketiga.
“Pertandingan ini kami jadikan evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya di Yogyakarta,” katanya.
Meski tak menentukan posisi akhir, duel ini menjadi bukti bahwa gengsi dan kualitas tetap menjadi prioritas di panggung Proliga 2026. Popsivo Polwan menunjukkan karakter kuat, sementara Electric PLN Mobile mendapat pelajaran penting menjelang laga krusial berikutnya.
Jadwal Proliga 2026 – Minggu (19/4/2026):
16.00 WIB: Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Jakarta Bhayangkara Presisi (putra)
19.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (putri). (*)
Editor: Elly Amaliyah





