SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang kembali menambah pemain David Kevin Rumakiek dalam skuad mereka menjelang dimulainya kompetisi Liga 1 2023/2024.
Manajemen Laskar Mahesa Jenar telah mendatangkan pemain kelahiran Papua, David Kevin Rumakiek, yang bermain sebagai bek kiri PSIS Semarang.
Sebelumnya, David Kevin Rumakiek bermain untuk Persib Bandung dan juga menghabiskan waktu di Persipura Jayapura.
Penambahan David Rumakiek di harapkan dapat memperkuat posisi bek kiri. Karena PSIS telah memiliki Haykal Alhafiz, Giovani Numberi, dan Alfeandra Dewangga yang juga dapat bermain di posisi tersebut.
“Kami mendatangkan David Kevin Rumakiek untuk memperkuat posisi bek kiri. Selain itu, kami ingin pelatih memiliki lebih banyak pilihan di posisi tersebut,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi, pada hari Sabtu (27/5/2023).
Tim resmi PSIS telah melakukan tes medis dan fisik, serta tes kemampuan kaki David Rumakiek, sebelum pemain tersebut menandatangani kontrak selama dua musim.
Manajemen PSIS optimis bahwa David Kevin Rumakiek dapat tampil sebaik mungkin. Seperti saat ia bermain untuk Persipura dan mendapatkan panggilan ke tim nasional U19 dan U23. Dengan meraih 4 caps bersama tim U19 dan 2 caps bersama tim U23.
“Menyangkut kondisi David Rumakiek, yang mengalami cedera musim lalu. Kami melakukan tes medis, tes fungsional, dan tes fisik baginya sebelum menandatangani kontrak. Berdasarkan hasilnya, David di nyatakan fit. Selain itu, kami juga optimis bahwa David Rumakiek dapat beradaptasi dengan kondisinya. Seperti yang di alami Septian David, yang kembali ke performa terbaiknya setelah cedera yang cukup serius,” tambah Yoyok Sukawi.
Sebagai informasi, David sebelumnya menjadi bagian dari Persib Bandung.
Pihak Persib Bandung sendiri mengumumkan telah melepas pemain berposisi sebagai bek itu pada tanggal 24 Mei lalu.
Di Liga 1 2022/2023, David tak bisa menunjukan performa terbaiknya di Persib karena lebih sering mengalami cedera.
Lebih lanjut, PSIS Semarang berharap kedatangan David Rumakiek dapat semakin memperkuat posisi petahanan.(*)
Editor: Elly Amaliyah





