Olahraga

PSIS Semarang Takluk 0-1 di Kandang Sendiri, Rekor Positif Terhenti oleh Barito Putera

×

PSIS Semarang Takluk 0-1 di Kandang Sendiri, Rekor Positif Terhenti oleh Barito Putera

Sebarkan artikel ini
Barito PSIS
Laga PSIS Semarang kontra Barito Putera di Stadion Jatidiri, Minggu, 5 April 2026. (Foto: Instagram/@psisfcofficial)

SEMARANG, beritajateng.tv – Laskar Mahesa Jenar harus menelan pil pahit saat menjamu tamu dari Kalimantan dalam lanjutan kompetisi kasta kedua. PSIS Semarang gagal mempertahankan tren positif usai dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 oleh Barito Putera pada laga pekan ke-23 Championship 2025/2026.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri pada Minggu, 5 April 2026 sore ini sekaligus menghentikan catatan impresif tim tuan rumah dalam empat laga sebelumnya.

Meski kehilangan poin penuh di hadapan pendukung sendiri, posisi Septian David Maulana dan kawan-kawan pada tabel klasemen sementara tidak mengalami pergeseran signifikan. PSIS Semarang masih tertahan pada peringkat kedelapan dengan koleksi 19 poin.

Sebaliknya, kemenangan krusial bagi Barito Putera ini semakin menjaga asa mereka dalam persaingan memperebutkan tiket promosi menuju Super League musim depan.

BACA JUGA: Misi Balas Dendam di Jatidiri, PSIS Semarang Siap Hadapi Barito Putera Sore Nanti: Duel Peringkat 8 vs 3

“Kami sudah berusaha menekan sejak menit awal, namun lini pertahanan lawan tampil sangat rapat,” ujar pelatih PSIS, Andri Ramawi.

Gol tunggal kemenangan tim tamu lahir pada menit ke-24 melalui sontekan Bayu Pradana yang memanfaatkan kelengahan barisan belakang tuan rumah.

Kiper Mario Londok tidak mampu membendung bola yang meluncur deras ke pojok gawang. Hingga akhirnya mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Laskar Antasari.

Perjuangan PSIS Semarang yang Berujung Buntu di Hadapan Barito Putera

Memasuki babak kedua, Andri Ramawi mencoba melakukan penyegaran strategi guna mengejar ketertinggalan. PSIS Semarang tampil lebih agresif dan terus mengurung area pertahanan Barito Putera sepanjang sisa waktu pertandingan.

Pada menit ke-73, sempat terjadi momen kontroversial saat sepakan Wawan Febrianto dugaannya mengenai tangan pemain lawan di area terlarang, namun wasit tidak memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah.

Peluang emas terakhir ada pada bek senior Otavio Dutra pada menit ke-88, namun tendangan kerasnya masih sanggup ditepis secara gemilang oleh kiper Barito, M Ridho.

Tambahan waktu selama delapan menit dari pengadil lapangan juga tak mampu lini serang Mahesa Jenar manfaatkan secara maksimal.

BACA JUGA: Usai Bantai Persipal 6-1, PSIS Semarang Fokus Tatap 4 Laga Hidup dan Mati Bulan April 2026

Skor tetap tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi, menandai kekalahan kandang bagi tim kebanggaan warga Semarang ini.

“Kami harus segera melakukan evaluasi menyeluruh. Agar kesalahan komunikasi pada lini belakang tidak terulang lagi di laga berikutnya,” tegas Andri Ramawi.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen PSIS Semarang untuk tetap fokus sepanjang pertandingan.

Fokus tim kini beralih pada persiapan laga tandang guna mencuri poin yang hilang demi memperbaiki posisi di klasemen. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp