SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang harus mengakui keunggulan Kendal Tornado FC setelah kalah dengan skor 1-4 laga lanjutan Pegadaian Championship 2025-2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (7/11/2025).
Menariknya, kedua tim sama-sama menjadikan Stadion Jatidiri sebagai markas utama mereka. Pertandingan pun berlangsung sengit sejak menit awal.
Pada babak pertama, PSIS dan Tornado FC saling melancarkan serangan dan memperkuat pertahanan masing-masing. Hingga peluit tanda turun minum berbunyi, skor masih bertahan imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, Tornado FC melakukan perubahan strategi dengan menambah pemain di lini serang.
Pergantian tersebut berbuah hasil manis setelah empat gol berhasil mereka sarangkan ke gawang PSIS. Tim Mahesa Jenar hanya mampu membalas satu gol hingga laga berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Tornado FC.
BACA JUGA: Stefan Keeltjes Pastikan Kendal Tornado FC Turunkan Skuad Penuh Lawan PSIS Semarang
Pelatih Kepala PSIS Semarang, Ega Galih, mengakui bahwa timnya belum tampil konsisten terutama dalam mengantisipasi bola-bola silang dari lawan.
“Babak pertama anak-anak cukup disiplin menjaga pertahanan. Namun di babak kedua kami kehilangan konsentrasi dan kurang disiplin mengantisipasi bola crossing. Padahal, dalam dua kali latihan terakhir kami sudah menyiapkan skema untuk itu,” ujar Ega usai pertandingan.
Ia menambahkan, hasil ini menjadi bahan evaluasi besar bagi timnya yang belum meraih kemenangan di putaran pertama kompetisi.
“Kami memang belum menang di sembilan pertandingan putaran pertama. Tapi kami tetap optimistis bisa memperbaiki posisi di klasemen dan bertahan di Liga 2. Masih ada dua putaran lagi, total 18 pertandingan yang harus kami manfaatkan sebaik mungkin,” tambahnya.
Ega juga menyoroti catatan kebobolan PSIS yang cukup tinggi musim ini. Ia berjanji akan memperbaiki sektor pertahanan agar kesalahan serupa tidak terulang.
“Secara statistik kami termasuk tim dengan jumlah kebobolan terbanyak. Ini menjadi pelajaran penting. Fokus kami ke depan adalah memperkuat koordinasi lini belakang dan disiplin saat menghadapi bola-bola udara,” tegasnya.
Dengan hasil ini, PSIS Semarang diharapkan dapat segera bangkit dan memperbaiki performa agar tidak terus terperosok di papan bawah klasemen Liga 2 musim 2025-2026. (*)
Editor: Elly Amaliyah





