Memasuki babak kedua, tekanan Deltras Sidoarjo semakin terasa. PSIS Semarang terlihat kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak bertahan dari gempuran tim tamu. Mario Londok kembali menjadi penyelamat setelah menggagalkan sejumlah peluang emas Deltras.
Pelatih Jafri Sastra mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Beto Goncalves untuk menambah daya gedor lini depan. Namun, skema tersebut belum mampu mengangkat performa PSIS Semarang. Petaka kembali datang saat Neville Tengeg mencetak gol keduanya pada laga ini. Memanfaatkan umpan silang mendatar dari Thaufan Hidayat, Tengeg yang berdiri bebas langsung melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang kembali menjebol gawang PSIS.
BACA JUGA: Tambahan Eksodus dari Persela Lamongan, PSIS Semarang Resmi Datangkan Kiper Mario Londok
Penderitaan PSIS Semarang semakin lengkap setelah Deltras FC menambah gol ketiga. Melalui skema serangan balik cepat, Kaka Reda sukses mengecoh Mario Londok dengan tendangan cungkil yang memperlebar keunggulan menjadi 3-0.
Skor telak tersebut bertahan hingga laga usai. Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSIS Semarang untuk segera bangkit, sementara Deltras Sidoarjo semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya di Championship 2025/2026. (*)





