Ekbis

PT Djarum dan Polytron Bangun 128 Rumah Sederhana Layak Huni di Kudus, Total Capai Rp8,9 Miliar

×

PT Djarum dan Polytron Bangun 128 Rumah Sederhana Layak Huni di Kudus, Total Capai Rp8,9 Miliar

Sebarkan artikel ini
PT Djarum dan Polytron Bangun 128 Rumah Sederhana Layak Huni di Kudus, Total Capai Rp8,9 Miliar
Penyerahan bantuan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) kepada perwakilan penerima di Pendopo Kabupaten Kudus. (Doc. PT Djarum)

KUDUS, beritajateng.tv – PT Djarum bersama Polytron kembali menunjukkan komitmen sosial melalui pembangunan dan renovasi 128 rumah sederhana layak huni (RSLH) di Kabupaten Kudus. Program ini merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Kudus pada Kamis, 23 April 2026. Hadir jajaran pemerintah daerah serta perwakilan masyarakat penerima manfaat.

Program RSLH tahap pertama tahun 2026 ini menjangkau 4 kecamatan di Kudus. Setiap pembangunan dan renovasi unit rumah menghabiskan anggaran sekitar Rp70 juta, dengan total nilai bantuan mencapai Rp8,9 miliar.

Salah satu penerima bantuan, Kartijo, warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.

Ia sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak, terutama saat musim hujan.

“Kalau hujan deras, air sering masuk karena atap bocor. Sekarang rumah kami jauh lebih aman dan nyaman. Saya sangat berterima kasih, semoga program ini terus berlanjut,” ujarnya.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi kontribusi PT Djarum dan Polytron dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan sektor swasta. Bantuan ini langsung masyarakat rasakan dan turut meningkatkan kualitas hidup mereka,” katanya.

BACA JUGA: PT Djarum Renovasi 25 Rumah di Purbalingga dan Banjarnegara

Sementara itu, General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan nyaman. Ini juga menjadi bagian dari refleksi perjalanan perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan rumah tidak hanya memperhatikan aspek fisik, tetapi juga kualitas lingkungan. Seperti sirkulasi udara, pencahayaan, dan sanitasi.

Di sisi lain, Finance Director Polytron, Guido One Tuwan, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat, khususnya di Kudus yang menjadi basis operasional perusahaan.

“Kami ingin kehadiran Polytron memberikan manfaat nyata. Rumah yang layak diharapkan menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi penerima,” ujarnya.

Dari total 128 rumah, sebanyak 72 unit yang PT Djarum bangun dan 56 unit oleh Polytron. Ke depan, kedua perusahaan menargetkan pembangunan dan renovasi 492 rumah di berbagai wilayah Jawa Tengah sepanjang 2026.

Program ini juga melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembangunan, sehingga tidak hanya memberikan manfaat hunian. Tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Sejak 2022 hingga 2025, program RSLH yang PT Djarum jalankan telah membangun 626 rumah di berbagai daerah, termasuk Kudus, Demak, Grobogan, hingga Purbalingga. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp