“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan kepedulian PT Sukun. Pembangunan Kota Semarang bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.
Ia menambahkan, program santunan rutin seperti ini sejalan dengan semangat gotong royong yang terus di dorong pemerintah daerah.
Kehadiran sektor swasta dalam kegiatan sosial dinilai memberi dampak nyata. Khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan berkelanjutan.
Melalui Santunan 10 Ribu Anak Yatim 2026, PT Sukun kembali menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan usaha. Tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





