SEMARANG, beritajateng.tv – SDN Tugurejo 01 Kecamatan Tugu, Kota Semarang menutup rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan dengan menggelar khataman Al-Qur’an bin nadhor 30 juz dalam satu majelis sekaligus memperingati Nuzulul Quran pada Jumat, 6 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah sejak pukul 07.30 WIB tersebut diikuti ratusan peserta. Mulai dari kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua murid.
Acara ini menjadi puncak dari rangkaian Pesantren Ramadan yang telah berlangsung selama empat hari melalui kolaborasi antara SDN Tugurejo 01 dengan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Program tersebut untuk memakmurkan bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat pendidikan karakter bagi para siswa.
BACA JUGA: Belajar Seru Bahasa Thailand di Semarang, Anak SDN Tugurejo 2 Antusias Ikuti Kelas Lintas Budaya
Menariknya, khataman Al-Qur’an dalam satu majelis ini merupakan program yang baru pertama kali dilaksanakan di SDN Tugurejo 01. Meski demikian, seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan khidmat.
Kepala SDN Tugurejo 01 Semarang, Nur Rakhmat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan Pesantren Ramadan hingga acara penutupan.
“Terima kasih kepada seluruh unsur sekolah, para guru, siswa, orang tua, Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Tugurejo, serta mahasiswa PPL yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini.
Harapannya melalui Pesantren Ramadan ini murid dapat merasakan betapa nikmatnya menjalani bulan Ramadan. Sekaligus memperkuat dukungan orang tua dalam kegiatan keagamaan di sekolah pada masa mendatang,” ujar Nur Rakhmat pada Jumat, 6 Maret 2026.
Apresiasi juga datang dari perwakilan orang tua murid yang terwakili Pak Dul, orang tua siswa kelas 5 sekaligus perwakilan paguyuban. Ia menilai keterlibatan orang tua dalam kegiatan keagamaan di sekolah menjadi langkah positif.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sekolah telah membuka ruang kolaborasi dengan orang tua. Peringatan Nuzulul Quran dan khataman Al-Qur’an ini menjadi momen yang sangat baik untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini,” kata Pak Dul.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan tausiah dari Ahmad Mustaqim, Guru Pendidikan Agama Islam SDN Tugurejo 01. Ia yang menjelaskan keutamaan Al-Qur’an dalam kehidupan seorang muslim.
Dalam tausiahnya, ia mengajak para siswa untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta membiasakan membaca dan mempelajarinya setiap hari.
Puncak acara tertandai dengan tadarus khataman Al-Qur’an bin nadhor 30 juz dalam satu majelis. Di mana seluruh peserta membaca Al-Qur’an sesuai pembagian juz masing-masing hingga khatam secara bersama-sama.
Selain menjadi momentum spiritual, kegiatan ini juga memberikan berbagai manfaat bagi siswa. Seperti meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, membentuk karakter dan akhlak mulia, melatih kedisiplinan serta tanggung jawab, hingga mempererat kebersamaan dan ukhuwah di lingkungan sekolah.
BACA JUGA: Bangunan Sekolah Rusak, Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Tetap Prioritaskan Rehabilitasi di 2026
Melalui kegiatan, harapannya, semangat mempelajari dan mencintai Al-Qur’an terus tumbuh dalam diri para siswa, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman. (*)
Editor: Farah Nazila





