SEMARANG, beritajateng.tv – DPP Panser Biru resmi dilantik untuk periode 2025-2028. Prosesi pelantikan yang berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025 itu berjalan lancar dengan dihadiri puluhan pengurus dan tokoh supporter PSIS Semarang.
Ketua DPP Panser Biru, Kepareng Wareng, menyampaikan bahwa kepengurusan baru terdiri dari sekitar 32 orang, meliputi wakil ketua, bendahara, hingga berbagai bidang strategis.
Menurutnya, langkah awal kepengurusan periode ini adalah melakukan konsolidasi internal dengan para koordinator wilayah (Korwil).
“Program terdekatnya ya kumpul dulu dengan Korwil. Karena untuk pertandingan home kami sudah sepakat melakukan boikot, tapi untuk laga away insyaallah kita tetap berangkat mendukung PSIS,” jelas Kepareng saat beritajateng.tv temui di Gedung Juang 45 Semarang.
BACA JUGA: Surati Manajemen Soal Tiket, Panser Biru Ancam Boikot Laga Home PSIS Semarang: Jangan Isi Tribun Selatan!
Sementara itu, Dewan Pembina Panser Biru, Ade Bhakti, mengapresiasi soliditas anggota yang terus menjaga eksistensi kelompok suporter ini. Ia berharap ke depan Panser Biru bisa lebih dewasa dalam menghadapi dinamika, termasuk polemik yang sempat membesar di internal.
“Kami coba urai problem kemarin yang sebenarnya kecil, tapi jadi bola salju makin besar. PSIS itu milik keluarga kita semua, termasuk suporter. Harapannya, semua bisa happy dan masyarakat kembali bisa menikmati sepak bola dengan damai,” ujar Ade usai menghadiri pelantikan.
Terkait laga perdana PSIS Semarang di Stadion Jatidiri melawan Persiku Kudus pada Minggu, 14 September 2025, Ade Bhakti mengaku siap kembali ke stadion sebagai bentuk dukungan moral.
“Anak saya kemarin minta nonton, sudah saya belikan tiket. Jadi kayaknya saya ikut nonton lagi setelah sekian lama. Harapannya tentu PSIS menang,” lanjutnya.
BACA JUGA: PSIS Semarang HUT ke-93, Panser Biru dan Snex Desak Manajemen Klub Angkat Kaki
Dengan dilantiknya DPP Panser Biru periode 2025-2028, Kepareng Wareng atau pun Ade Bhakti berharap akan ada langkah-langkah konsolidasi yang bisa memperkuat peran suporter dalam mendukung PSIS, baik di dalam maupun luar stadion. (*)
Editor: Farah Nazila





