“Mulai pertengahan Desember, hujan prediksinya semakin intens. Kita harus menjaga saluran dan sungai tetap bersih. Warga bantaran sungai juga harus lebih waspada dan segera melapor ke lurah atau camat jika ada potensi ancaman,” pesannya.
Dia menegaskan bahwa gotong royong dan kepedulian warga menjadi faktor penting dalam mencegah banjir. Pemkot Semarang juga memastikan penanganan ke depan tidak hanya bersifat darurat, tetapi berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar memperbaiki tanggul. Ini tentang keselamatan masyarakat. Kami akan terus bekerja agar situasi kembali aman dan kondusif,” tutup Agustina. (*)
Editor: Elly Amaliyah





