SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Rinto Subekti mencuat sebagai calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah periode 2026-2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 yang berlangsung di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jumat, 17 April 2026 malam.
Selama pembukaan Musda berlangsung, kader Demokrat Jawa Tengah yang hadir secara kompak menyerukan nama Rinto untuk kembali memimpin partai di tingkat provinsi tersebut.
Rinto: Kita Tunggu Keputusan Pemilik Suara
Rinto belum secara langsung mengklaim dukungan tersebut sebagai kepastian terpilih. Ia menegaskan tetap menunggu hasil keputusan dari para pemilik suara dalam forum Musda.
“Ya, kita lihat hasilnya nanti pada saat musyawarah daerah ini, dari pemilik suara akan mendukung siapa. Kita lihat saja nanti, kita sabar menanti saja,” ujar Rinto usai pembukaan Musda berlangsung.
BACA JUGA: Gelombang Protes Lahirkan Tuntutan 17+8, Abigail Serukan Reformasi Demokratis
Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan adanya calon lain, Rinto mengakui dirinya menjadi satu-satunya kandidat yang muncul dalam Musda kali ini.
“Iya [calon tunggal]. Kita sabar dulu saja, kita tunggu. Pada prinsipnya saya apabila dipercaya sama pemilik suara, kami siap untuk berjuang membesarkan Partai Demokrat,” katanya.
Ia menambahkan, tetap akan berkontribusi untuk partai, baik terpilih maupun tidak.
“Walaupun kami juga tidak jadi ketua DPD, kami siap berjuang untuk membesarkan Partai Demokrat,” imbuhnya.
Rinto Sampaikan Permintaan Maaf ke Kader Selama Lima Tahun Menjabat
Dalam sambutannya, Rinto juga menyinggung perjalanan kepemimpinannya selama lima tahun terakhir. Ia mengakui tidak semua kebijakan yang diambil dapat diterima oleh seluruh kader.
“Mungkin selama kami memimpin lima tahun ini, banyak keputusan dan kebijakan kami yang tidak sesuai dengan arah dan pikiran teman-teman kader Demokrat di Jawa Tengah. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya.
Rinto menyebut Musda menjadi momentum untuk memperkuat kembali soliditas internal partai di Jawa Tengah.
“Kita lakukan musda ini untuk mencari tujuan yang terbaik agar Partai Demokrat di Jawa Tengah insya Allah akan lebih besar ke depan, khususnya menuju 2029,” lanjutnya.
Selain itu, Rinto juga menyoroti tantangan politik ke depan bagi Demokrat, termasuk belum adanya kepastian terkait revisi Undang-Undang Pemilu di tingkat nasional.
“Tantangan di Jawa Tengah cukup besar. Apalagi kita tahu kita belum menerima dari apa yang menjadi kesepakatan di DPR RI dan pemerintah terkait revisi Undang-Undang Pemilu,” katanya.
BACA JUGA: Empat Orang Masuk Kabinet Merah Putih, Demokrat Jateng Minta AHY Gerak Cepat di Kementerian Baru
Ia meminta seluruh kader Demokrat di Jawa Tengah untuk siap menghadapi berbagai dinamika politik ke depan.
“Saya berharap seluruh kader Partai Demokrat Jawa Tengah apapun yang sudah disepakati nantinya kita harus siap. Untuk itu kita harus lebih kuat lagi setelah Musda ini,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila




