Kesehatan

RS Keluarga Sehat III Bangun Sinergi Safety and Trauma Care Bersama Corporate se-Jateng

×

RS Keluarga Sehat III Bangun Sinergi Safety and Trauma Care Bersama Corporate se-Jateng

Sebarkan artikel ini
RS Keluarga Sehat III Bangun Sinergi Safety and Trauma Care Bersama Corporate se-Jateng
Gathering Corporate se-Jawa Tengah mengenai Safety & Trauma Care Ecosystem yang digelar RS Rumah Sakit Keluarga Sehat III Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Pada prinsipnya, tindakan medis harus berjalan sesuai indikasi. Di RS Keluarga Sehat III, fasilitas kami sangat lengkap, sehingga hampir seluruh kasus kecelakaan kerja bisa ditangani secara komprehensif,” kata Hella.

Ia menyebut rumah sakit memiliki layanan unggulan trauma center dengan dukungan fasilitas diagnostik dan tindakan medis yang lengkap, mulai dari MRI, CT scan, hingga layanan bedah.

“Kami memiliki dokter spesialis ortopedi dan bedah saraf yang cukup banyak. Ini penting karena kecelakaan kerja sering menimbulkan cedera tulang dan saraf,” tambahnya.

Menurut dia, keterlibatan dunia usaha menjadi kunci dalam membangun ekosistem layanan trauma yang efektif dan berkelanjutan.

RS Keluarga Sehat III Bangun Sinergi Safety and Trauma Care Bersama Corporate se-Jateng
Penandatanganan MoU tiga instansi (Jasa Marga, BPJS Tenaga Kerja dan Satlantas Polrestabes Semarang) dengan RS Keluarga Sehat III Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“RS Keluarga Sehat III secara aktif mengajak corporate membangun Safety and Trauma Care Ecosystem yang solid. Sinergi ini penting agar ketika terjadi kecelakaan, penanganan medis bisa berlangsung cepat, tepat, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan pasien,” ujarnya.

Ia menegaskan, rumah sakit memandang keselamatan karyawan perusahaan sebagai prioritas utama, tidak hanya dari sisi klinis, tetapi juga pendekatan kemanusiaan.

“Kami ingin rumah sakit hadir memberi rasa aman, nyaman, dan kepastian layanan, baik bagi pasien maupun perusahaan sebagai mitra,” lanjutnya.

Sharing dan Diskusi Bersama Tiga Instansi Penting

Dalam gathering tersebut, sejumlah narasumber lintas institusi turut memberikan paparan. Kasat Lantas Polrestabes Semarang, Yunaldi, memaparkan prosedur penanganan kecelakaan lalu lintas, koordinasi di lokasi kejadian, serta alur rujukan korban ke fasilitas kesehatan.

Kepala Jasa Raharja Cabang Semarang, Manggala Aji, menjelaskan mekanisme penjaminan korban kecelakaan lalu lintas dan percepatan administrasi layanan.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang, Mohamad Irfan, mengulas perlindungan tenaga kerja serta alur klaim kecelakaan kerja.