Sementara itu, para warga rela mengantre berjam-jam demi menukarkan uang di Bank Indonesia karena beberapa alasan. Salah satunya, mereka tak ingin menukar uang di jasa tidak resmi yang biasanya menjamur di pinggir jalan.
Ahmad mengaku kapok menukar uang di pinggir jalan lantaran tingginya patokan tarif. Tarif biasanya akan semakin mahal menyesuaikan dengan berapa nominal uang.
BACA JUGA: BI Jateng Mulai Buka Layanan Penukaran Uang Lebaran, Cek Jadwal dan Lokasinya
“Tahun kemarin nukar uang Rp200 ribu aja jasannya bisa mencapai Rp15 ribu, itu padahal baru nominal yang Rp5 ribuan, belum yang lain,” kata Ahmad.
Sebagai informasi, Kantor Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggandeng 10 Perbankan Kota Semarang untuk melayani penukaran uang di sekitar Kota Semarang. Jadwal penukaran uang masih berlangsung hingga Rabu, 3 April 2024 mendatang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





