SEMARANG, beritajateng.tv – Sorak penonton mengiringi final turnamen MilkLife Soccer Challenge Seri 1 Semarang 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro, Tembalang, Minggu, 10 Agustus 2025.
SD Negeri Sendangmulyo 04 mengakhiri laga dengan kemenangan 6-0 atas SD Negeri Karangsono 2 Mranggen di kelompok umur 12 tahun (KU-12).
Sejak awal, tim SDN Sendangmulyo 04 tampil agresif. Gol pertama tercipta di menit ke-8 lewat sepakan Janeeta Alodya setelah menerima umpan Alice Vinorea Putri. Satu menit berselang, giliran Alice yang mencatatkan gol kedua.
Jelang akhir babak pertama, Janeeta kembali menjebol gawang lawan setelah melewati beberapa pemain bertahan. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, SDN Sendangmulyo 04 terus menekan meski beberapa peluang sempat terbuang. Kerja sama cepat antara Queennara Anashadiva, Janeeta, dan Alice akhirnya menghasilkan tiga gol tambahan di menit-menit akhir.
Usai pertandingan rampung, Janeeta yang mendapat predikat sebagai Top Score dan Best Player itu mengaku berlatih empat kali dalam sepekan. Jebolan Sekolah Sepak Bola (SSB) Ratanika Semarang itu bercerita bagaimana ia membagi waktu antara kegiatan sekolah dan bermain bola.
“Pagi belajar di sekolah, sorenya latihan, malam langsung belajar. Tidurnya gak malam-malam biar paginya bisa sekolah. Senang sekali bisa jadi Top Score dan Best Player,” tutur Janeeta.
Pelatih SDN Sendangmulyo 04, Ananda Ginanjar Bagasworo, mengaku senang atas progres yang anak-anak didiknya ciptakan.
“Ada progres ya, pada seri 3 kemarin hanya runner up dan alhamdulilah anak-anak mau belajar, mau bekerja keras, untuk di seri satu ini. Akhirnya kami bisa dapat juara,” tutur Bagas.
Bagas menilai, persaingan turnamen Milklife Soccer Challenge Seri 1 Semarang 2025-2026 ini tergolong ketat. Ia menuturkan, kekompakkan antarpemain menjadi kunci suksesnya.
“Saya kembalikan koordinasi ke anak anak, kekompakannya lagi, dan saya juga bilang ke anak-anak selain latihan sama saya, saya kembalikan ke SSB-nya masing masing. Di situ bisa belajar sama saya dan juga bisa belajar sama pelatih lain untuk meningkatkan kualitas dan koordinasi untuk mereka,” pungkas Bagas.
SDN Klepu 03 menang hattrick di KU-10 Milklife Soccer Challenge Seri 1 Semarang
Sementara itu, Final KU-10 MilkLife Soccer Challenge Seri 1 Semarang mempertemukan SDN Klepu 03 dan SD Nasima.
Sejak peluit pertama wasit, pemain Shakila Azalia Ardani dan rekan-rekannya langsung menekan pertahanan lawan. SD Nasima sempat membalas lewat serangan balik untuk menahan gempuran.
Gol pembuka lahir di menit ke-5 saat kiper Nasima, Afiqah Nabila Shafiyya Rahman, gagal mengamankan bola. Shakila memanfaatkan peluang itu dengan sepakan kaki kanan yang merobek gawang lawan. Unggul 1-0 membuat Klepu makin percaya diri.
BACA JUGA: Berlangsung Ketat, Ribuan Siswi SD di Semarang Ikuti Turnamen Milklife Soccer Challenge 2025
Menjelang akhir babak pertama, Shakila menambah gol lewat tendangan bebas, menutup paruh pertama dengan skor 2-0.
Usai jeda, tim asuhan pelatih Althariq Bagus Istianto tampil semakin agresif. Penguasaan permainan hingga akhir laga membuahkan dua gol tambahan, lagi-lagi dari kaki Shakila. Skor 4-0 mengunci gelar juara ketiga beruntun bagi Klepu 03.
“Kemenangan ini layak mereka dapatkan berkat hasil kerja keras dan latihan rutin. Tentu gelar juara ini tidak membuat kami terlena, tim kami akan terus berlatih memperbaiki diri hingga menjadi yang terbaik,” kata Althariq.
Pelatih Timo Scheunemann apresiasi pesatnya kemampuan pemain perempuan muda
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, mengaku senang melihat perkembangan para pemain.
“Saya sangat senang karena pemain yang sudah kita pilih, yang berada dalam pantauan kita, yang sudah ikut extra training, itu berkembang. Jadi terkadang saya lihat ini sudah ikut extra traning belum ya? Ternyata sudah, karena sedemikian berkembangnya seperti terlihat pemain baru,” tutur Timo.
Tak hanya itu, Timo turut senang banyak SSB di Kota Semarang yang membuka kelas untuk putri.
BACA JUGA: Bidik Talenta Pesepakbola Putri, MilkLife Soccer Challenge 2025–2026 Berlangsung di 10 Kota
“Jadi ada perkembangan di extra training. Saya juga apresiasi untuk SSB yang semakin banyak ya yang buka kelas putri,” pungkas dia.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, yang hadir dalam kesempatan itu juga menilai turnamen Milklife Soccer Challenge yang semakin bagus dari tahun ke tahun.
“Bagus ya, makin bagus dari tahun ke tahun. Suasananya juga bagus, suporternya juga bagus, saya pikir sangat kondusif untuk ke depan, semakin ramai [sepak bola putri] di Kota Semarang,” ucap Yoppy. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





