Jateng

Sebut Banjir Rob di Sayung Demak Makin Parah, Komisi D Soroti Efek Pembangunan Tol

×

Sebut Banjir Rob di Sayung Demak Makin Parah, Komisi D Soroti Efek Pembangunan Tol

Sebarkan artikel ini
furqon // banjir demak
Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Nurul Furqon, saat beritajateng.tv jumpai di Ruang Rapat Komisi D, Kantor DPRD Provinsi Jateng, Kota Semarang. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Sekarang robnya setiap saat, Semarang-Sayung paling robnya dulu sore, malam, sehari sekali lah, sekarang tidak. Sehari 24 jam selalu rob, cuma kategorinya kadang rendah, kadang tinggi. Pagi beberapa cm, tapi siang ke sore bisa 30-50 cm, kejadiannya seperti itu,” sambungnya.

Ungkap istighosah dan doa bersama wujud jenuhnya warga Sayung Demak

Lebih lanjut, Furqon pun turut menyoroti doa bersama dan istighosah yang warga PCNU Demak laksanakan beberapa hari lalu.

Menurutnya, istighosah tersebut sebagai wujud jenuhnya warga terhadap nihilnya tindak lanjut yang riil dalam menyelesaikan masalah rob.

“Ini mungkin saking jenuhnya masyarakat bertahun-tahun tidak ada tindak lanjut, munculah kejadian [istighosah] seperti kemarin. Gak tau apakah sejak kejadian kemarin ada respons pemerintah yang positif ataukah hanya respons sesaat saja waktu ada demo itu,” ucapnya.

Besar harapan Furqon agar pemerintah pusat benar-benar memperhatikan warga Sayung, Demak yang terdampak banjir bertahun-tahun.

BACA JUGA: Posko Terpadu Banjir Demak Terima Bantuan Logistik dari OJK Jateng

Terlebih, kata Furqon, banjir rob yang menggenangi Jalan Pantura di Sayung Demak saat ini tergolong parah lantaran sebelumnya tak pernah seperti itu.

“Sebetulnya kalau masalah rob tidak hanya di Sayung, di Pekalongan pun sama. Tapi kejadian di jalur Pantura baru-baru ini, kemarin-kemarin kan belum ada. Setahun lalu kan gak sampai segitunya, baru tahun ini terjadi rob terus-menerus tanpa henti cuma selisih di jam dan tinggi, robnya selalu permanen,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp