Gaya Hidup

Sedang Tayang di Bioskop, Berikut Review Film Horor Juminten Edan

×

Sedang Tayang di Bioskop, Berikut Review Film Horor Juminten Edan

Sebarkan artikel ini
Film Juminten Edan
Poster film Juminten Edan. ig/@official_premieremagz

Salah satu daya tarik terbesar film ini adalah akting memikat Meisya Amira. Membawakan tokoh penyandang disabilitas yang harus menghadapi tekanan psikologis berat tentu bukan tugas sederhana, tetapi ia mampu menampilkan emosi dan karakter tersebut secara meyakinkan serta terasa alami.

Di sisi lain, Dimas Aditya tampil konsisten sebagai Manto, sosok suami yang tetap setia mendampingi Juminten. Ketika warga desa, bahkan keluarganya sendiri, menganggap Juminten telah kehilangan kewarasannya, Manto menjadi satu-satunya orang yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan.

Tidak seperti banyak film horor yang kerap mengabaikan konsistensi alur cerita, Juminten Edan berhasil menyusun narasi dengan rapi. Alurnya mampu mempertahankan rasa penasaran penonton hingga akhir.

Sehingga ketegangan terbangun secara efektif tanpa bergantung pada kemunculan hantu sebagai sumber utama teror.

Itulah informasi seputar review dari film Juminten Edan sebuah film horor terbaru yang kini sedang tayang di bioskop. Adapun informasi seputar sinopsis film tersebut berikut ini akan kami bagikan,

Sinopsis

BACA JUGA: Selain Jangan Buang Ibu, Berikut Film Drama Keluarga Lainnya yang Siap Tayang di Bioskop

Cerita film tersebut fokus pada seorang perempuan tunarungu dan tunawicara. Perempuan bernama Juminten ini terpaksa pulang kampung demi menjenguk sang ibu mertua yang kabarnya tengah sakit.

Meski sebenarnya ia sendiri enggan untuk pulang, namun ia lakukan karena desakan dari suaminya. Di kampung halamannya tersebut tersimpan sebuah trauma masa kecil yang cukup memilukan.

Sesampainya di desa tersebut, benar saja Juminten mengalai sebuah kejadian mistis yang mulai mengusik ketenangan hidupnya.

Ia terngiang-ngiang dengan kematian kakeknya yang mengenaskan yakni dibakar oleh warga lantaran menjadikan cucunya sebagai tumbal.

Teror yang secara perlahan memenuhi isi pikiran Juminten membuatnya menjadi kehilangan kendali bahkan hampir mencelakai ibu mertuanya sendiri. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp