SEMARANG, beritajateng.tv – Semarang memang terkenal sebagai surganya lumpia lezat. Bahkan Semarang mendapat julukan sebagai “Kota Lumpia”. Tak sedikit pula kedai lumpia di Semarang yang terbilang legendaris. Satu di antaranya adalah Loenpia Gang Lombok.
Sesuai namanya, Loenpia Gang Lombok berada di kawasan Pecinan Semarang, tepatnya di Gang Lombok, Nomor 11, Purwodinatan, Kota Semarang.
Kesan pertama saat mendatangi kedai Lonpia Gang Lombok adalah sederhana. Puluhan besek terlihat berjejer di teras depan, sementara kursi yang tersedia pun dapat terhitung jari.
BACA JUGA: Khas Semarang, Beginilah Ramainya Loenpia Mbak Lien, Waiting List Hingga Satu Jam!
Bangunan toko tersebut memang tidak semegah kedai lumpia legendaris lainnya. Namun jangan salah, toko mereka selalu ramai pembeli tiap harinya.
“Hari ini sudah habis terjual lumpianya,” kata Purnomo Usodo sang pemilik ketika beritajateng.tv berkunjung.
Padahal, waktu masih menunjukkan jam 13.00 WIB. Namun, ratusan lumpia sudah ludes terjual.
Untung, sapaan akrabnya, menyebut, ratusan lumpia di kedai miliknya memang habis terjual tiap harinya. Kebanyakan pembeli berasal dari luar kota yang memborong lumpia sebagai oleh-oleh khas Semarang.
“Rata-rata pembeli dari luar kota yang ingin mencoba makanan khas Semarang, tapi memang kalau siang begini seringnya sudah habis,” lanjutnya.
Loenpia Gang Lombok Berdiri Sejak Tahun 1800-an
Dari banyaknya lumpia legendaris di Kota Semarang, dapat dibilang bahwa Loenpia Gang Lombok merupakan warung lumpia pertama di Kota Semarang. Bersebelahan dengan Klenteng Tay Kak Sie, mereka terus bertahan di sepetak warung kecil di Gang Lombok.
“Awalnya kakek nenek buyut itu kan jualan masih pakai gerobak, baru setelah itu menetap di sini, di Gang Lombok,” jelas Untung.
Sebagai penerus lumpia dari pasangan legendaris pencipta lumpia, Tjoa Thay Joe dan Mbok Wasih, Untung berkomitmen untuk tetap menjaga resep lumpia dari pendahulunya.
BACA JUGA: Warak Ngendog Semarang dan Gado-Gado Semarangan Mendunia
“Iya, resep konsisten turun temurun dari dulu, nggak ada perubahan,” terang Untung.
Loenpia Gang Lombok menyediakan dua jenis lumpia, yaitu basah dan goreng dengan harga tiap porsinya Rp 20 ribu. Uniknya, jika membeli lebih dari lima porsi, lumpia akan terkemas dengan besek. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





