SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa terakhir ini, Pondok Pesantren Al Khoziny menyita banyak perhatian publik.
Hal itu lantaran musibah yang terjadi yakni ambruknya bangunan mushala menyebabkan puluhan santri terjebak di bawah puing-puing bangunan.
Bahkan sampai saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung, kabar terakhir yakni masih ada sejumlah santri yang belum kunjung ditemukan.
BACA JUGA: Mengenal Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo
Musibah tersebut menarik banyak kesimpulan mulai dari muncul rasa khawatir dari beberapa orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di Pesantren.
Al Khoziny salah satu Pondok Pesantren Tertua yang ada di Jawa Timur sehingga popularitasnya selama ini sudah tidak ragu.
Berikut ini beberapa sejumlah Pondok Pesantren selain Al Khoziny yang masih masuk kategori tertua di Jawa Timur.
Ponpes Tertua di Jawa Timur selain Al Khoziny
Pesantren Sidogiri
Pondok Pesantren Sidogiri memiliki latar belakang sejarah yang mendalam. Terdapat dua versi terkait tahun pendiriannya.
Versi pertama menyatakan bahwa pesantren ini berdiri pada tahun 1718, merujuk pada dokumen yang disusun oleh Panca Warga pada tahun 1963 dan ditandatangani oleh K.H. Noerhasan Nawawie, K.H. Cholil Nawawie, serta K.A. Sa’dollah Nawawie.
Pesantren Mojosari
Pondok Pesantren Mojosari berlokasi di Mojosari, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.
Pesantren ini berdiri pada tahun 1710 Masehi oleh As-Syeikh K.H. Az-Zahid Ali Imran, seorang ulama asal Bojonegoro.
Kiai Ali Imran merupakan menantu dari Kiai Syekh Salimin Awwal. Dalam hasil penelitian Anggun Sintya dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Disebutkan bahwa Kiai Salimin Awwal menugaskan Kiai Ali Imran untuk mencari sebuah tempat yang terkenal angker sebagai lokasi pendirian pesantren.
Pesantren Cangaan
Pondok Pesantren Cangaan terkenal sebagai salah satu pesantren tertua di Indonesia.
Pesantren ini berdiri pada tahun 1710 Masehi oleh Syekh Jalaluddin, yang lebih populer dengan nama Mbah Lowo Ijo, dan berlokasi di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Mengacu pada informasi dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pesantren ini telah menjadi tempat menimba ilmu bagi banyak santri, termasuk sejumlah ulama terkemuka.
Pesantren Qomaruddin
Pesantren Qomaruddin berlokasi di Dusun Sampurnan, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.
Berdiri pada tahun 1747 oleh Kyai Qomaruddin, pesantren ini termasuk salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Pulau Jawa.
Pesantren Miftahul Huda
Pesantren Miftahul Huda, yang juga terkenal sebagai Pondok Pesantren Gading Malang, pendirinya K.H. Hasan Munadi pada tahun 1768 dan berlokasi di Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Pesantren ini terkenal akan keunggulannya dalam bidang ilmu Hisab dan tasawuf.
Sejak awal berdirinya, pesantren ini telah konsisten memberikan pendidikan agama yang mendalam kepada para santri, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. (*)





